Logo Bloomberg Technoz

Hingga September 2026, BCA dan entitas anak mencatat penyaluran kredit sebesar Rp1.063 triliun, tumbuh 12,6% YoY. Kredit produktif menjadi salah satu penopang utama dengan nilai mencapai Rp831 triliun, meningkat 17,2% YoY.

Berdasarkan rinciannya, kredit korporasi mencapai Rp528,1 triliun, tumbuh 20,9% YoY. Nilai tersebut setara sekitar 49,7% dari total kredit BCA per September 2026.

Sementara itu, kredit komersial tercatat sebesar Rp154,1 triliun, meningkat 7,8% YoY. Adapun kredit usaha kecil dan menengah (UKM) mencapai Rp149,2 triliun, tumbuh 15,4% YoY.

Dari sisi permintaan, manajemen melihat kebutuhan kredit dunia usaha mulai meningkat. Salah satu pendorongnya adalah kebutuhan modal kerja untuk mengantisipasi periode musiman menjelang Natal dan Tahun Baru serta Lebaran.

Vera menjelaskan, dunia usaha umumnya mulai melakukan pengadaan dan produksi sekitar empat hingga lima bulan sebelum periode tersebut untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan. Permintaan pembiayaan juga didorong oleh kebutuhan modal kerja menjelang akhir tahun.

Pada segmen korporasi, sejumlah sektor yang disebut menopang pertumbuhan kredit antara lain perkebunan dan pertanian, infrastruktur, transportasi, energi, pembangkit listrik, teknologi, serta infrastruktur digital.

Sementara itu, pada segmen UKM, permintaan kredit antara lain berasal dari perdagangan besar dan eceran, distribusi grosir, jasa bisnis, transportasi dan logistik, serta industri makanan dan minuman.

Dari sisi kualitas aset, BCA mencatat rasio loan at risk (LAR) sebesar 4,6% dan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) sebesar 1,8% pada kuartal III-2026. Manajemen memperkirakan NPL berada pada kisaran 1,8%-2%.

Adapun dana pihak ketiga (DPK) BCA tumbuh 8% YoY menjadi Rp1.301 triliun per September 2026. Dana giro dan tabungan atau current account and savings account (CASA) meningkat 10,4% YoY menjadi Rp1.103 triliun.

Di tengah pertumbuhan kredit tersebut, laba BCA dan entitas anak meningkat 4,2% YoY menjadi Rp45,2 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026.

(ain)

No more pages