Logo Bloomberg Technoz

Deretan Emiten Eksekusi Buyback Jumbo Menyusul Gejolak Pasar

Muhammad Fikri
21 October 2026 10:10

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah emiten melanjutkan program pembelian kembali saham atau buyback di tengah gejolak pasar modal.

Mengutip keterbukaan informasi, enam emiten yang mengumumkan rencana buyback baru di antaranya PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), dan PT Paramita Bangun Sarana Tbk. (PBSA).

BRPT, BREN, TPIA, dan DSSA masing-masing menyiapkan dana maksimal Rp1 triliun. Sementara itu, CUAN mengalokasikan dana maksimal Rp500 miliar dan PBSA sebesar Rp100 miliar.


Dengan demikian, total anggaran maksimal keenam emiten tersebut mencapai Rp4,6 triliun. Angka tersebut merupakan plafon dana yang disiapkan, bukan nilai pembelian saham yang telah direalisasikan.

BRPT, BREN, TPIA, dan CUAN menetapkan periode buyback pada 19 Oktober hingga 31 Desember 2026. DSSA menjadwalkan pelaksanaan pada 19 Oktober 2026 hingga 18 Januari 2027, sedangkan PBSA pada 20 Oktober 2026 hingga 19 Januari 2027.