Logo Bloomberg Technoz

ENERGI NUKLIR

Rosatom Akan Pasok Listrik dari PLTN Terapung 200 MW ke Halmahera

Redaksi
19 October 2026 17:00

PLTN Rosatom di Novovoronezh, Russia./Bloomberg-Andrey Rudakov
PLTN Rosatom di Novovoronezh, Russia./Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan energi nuklir asal Rusia, Rosatom dan perusahaan Indonesia, PT Pembangkit Listrik Nuklir, menandatangani perjanjian pasokan listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terapung.

Proyek PLTN terapung tipe PEB-100 dengan total kapasitas 200 MW ini akan menyalurkan listrik ke wilayah utara Pulau Halmahera, Maluku Utara.

Sebagai bagian dari proyek ini, badan usaha milik negara (BUMN) nuklir Rusia tersebut akan menyediakan dua unit PLTN terapung.


CEO Rosatom, Alexey Likhachev mengungkap bahwa proyek ini merupakan perjanjian ekspor pertama di dunia untuk memasok listrik dari pembangkit listrik tenaga nuklir terapung. 

"Saya yakin, bagi komunitas bisnis global, hal ini akan menjadi contoh nyata bagaimana sektor swasta—dengan dukungan sistematis dari pemerintah—dapat menginisiasi proyek infrastruktur berskala besar di bidang energi nuklir yang mampu mentransformasi perekonomian nasional," ujarnya, seperti disitir dari TASS, Senin (19/10/2026).

Seorang peserta berjalan melewati paviliun Rosatom Corp. menjelang Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg./Bloomberg-Andrey Rudakov