Logo Bloomberg Technoz

Menurut laporan Interfax pada Jumat malam yang mengutip Wakil Perdana Menteri Alexander Novak, terdapat tiga kapal tanker yang membawa solar asal Rusia sedang dalam perjalanan menuju Pantai Timur AS.

Pejabat tinggi energi Rusia tersebut tidak menyebutkan nama kapal-kapal itu, sebagaimana dilaporkan Interfax.

Novak menyatakan, seperti dikutip Interfax, bahwa sebagian besar volume diesel tersebut berasal dari produsen minyak terbesar Rusia, Rosneft PJSC.

Perlu diketahui, Rosneft sempat dijatuhi sanksi oleh pemerintahan Trump tahun lalu. Secara keseluruhan, pada Oktober, produsen Rusia diizinkan untuk mengekspor total 500.000 metrik ton diesel, ujar Novak.

Trump dan Putin mencapai kesepakatan awal bulan ini untuk memasok diesel Rusia ke pasar global, di tengah upaya Gedung Putih untuk meredam lonjakan harga menjelang pemilihan umum sela pada 3 November.

Kesepakatan ini menuai kritik dari sejumlah anggota parlemen AS dan Eropa, yang berpendapat bahwa langkah tersebut justru akan menambah pundi-pundi keuangan Kremlin untuk membiayai perang di Ukraina, selain juga dinilai terlalu terbatas untuk dapat memberikan dampak signifikan terhadap harga.

Awal pekan ini, Novak menyebut hari Kamis sebagai waktu dimulainya pengiriman solar, tanpa memberikan perincian mengenai pihak pembeli maupun penjualnya.

Ini akan menjadi kargo bahan bakar olahan Rusia pertama yang tiba di AS sejak impor terhenti menyusul invasi skala penuh ke Ukraina pada awal 2022.

Menyusul percakapan telepon antara Trump dan Putin awal bulan ini, Departemen Keuangan AS mengeluarkan pengecualian yang mengizinkan masuknya solar Rusia ke negara tersebut hingga April 2027.

(bbn)

No more pages