Logo Bloomberg Technoz

Selain kebutuhan pangan, Pertagas turut menyediakan APD untuk mendukung keselamatan personel yang bertugas di wilayah terdampak. Perlengkapan tersebut mencakup masker KN95, kacamata pelindung, sarung tangan antipotong, serta perlengkapan kesehatan dan medis sekali pakai sesuai kebutuhan penanganan bencana.

Perusahaan juga menyalurkan cartridge filter atau komponen penyaring yang digunakan pada perangkat filtrasi tertentu. Penggunaan komponen ini disesuaikan dengan jenis perangkat dan kebutuhan perlindungan di lapangan untuk membantu menyaring partikel maupun kontaminan.

Dukungan tersebut menjadi penting mengingat petugas penanggulangan karhutla harus bekerja di tengah kondisi lingkungan yang dapat dipenuhi asap dan partikel hasil pembakaran. Ketersediaan perlengkapan pelindung diharapkan membantu mengurangi risiko paparan selama proses penanganan berlangsung.

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat

Selain menyalurkan bantuan logistik, Pertagas mengambil bagian dalam penanganan kebakaran di wilayah Cambai dengan mengerahkan Tim Tanggap Darurat dan mobil pemadam kebakaran milik perusahaan. Dukungan operasional ini ditujukan untuk membantu proses penanganan kebakaran di lapangan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel dan koordinasi bersama pihak terkait.

Penanggulangan karhutla tersebut melibatkan Tim HSE dan Emergency Response Pertagas OSSA yang berkoordinasi dengan sejumlah instansi dan pihak eksternal. Pihak-pihak yang terlibat antara lain BPBD, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Manggala Agni, perusahaan lain, serta Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla setempat.

Koordinasi lintas instansi dan perusahaan dilakukan untuk memperkuat respons di lapangan, mendukung percepatan pemadaman, serta mencegah api meluas. Upaya ini juga diarahkan untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat mengancam fasilitas operasional perusahaan.

Di luar dukungan bagi petugas, Pertagas memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar jalur pipa perusahaan yang terdampak asap karhutla. Bantuan tersebut meliputi susu murni dan minuman penyegar untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama kondisi darurat.

Masyarakat juga menerima masker respirator setengah wajah yang dapat digunakan kembali serta kacamata pelindung. Perlengkapan tersebut diberikan untuk membantu mengurangi paparan asap dan partikel di udara di tengah kondisi kebakaran.

Perwakilan BPBD Sumatra Selatan, Dwi Zadine, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pertagas. Menurut dia, bantuan logistik dan perlengkapan keselamatan memiliki peran penting dalam menunjang kesiapan petugas gabungan menghadapi kondisi di lapangan.

"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan nyata PT Pertamina Gas (Pertagas) dalam penanggulangan karhutla di wilayah kami. Bantuan logistik berupa extra fooding dan Alat Pelindung Diri (APD) sangat krusial untuk menjaga stamina serta keselamatan petugas gabungan di lapangan dari paparan asap pekat."

Ia juga menilai keterlibatan langsung perusahaan melalui pengerahan tim tanggap darurat dan armada pemadam kebakaran menunjukkan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi bencana.

Menurut Dwi, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor pendukung percepatan pemadaman api. Sinergi tersebut juga diperlukan untuk melindungi masyarakat dan lingkungan di Sumatra Selatan dari dampak kebakaran.

Jaga Keselamatan Warga dan Keandalan Infrastruktur

Corporate Secretary Pertagas, Sulthani Adil Mangatur, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung penanggulangan karhutla, khususnya di Sumatra Selatan, melalui bantuan kemanusiaan, dukungan operasional, dan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, petugas pemadam, aparat, relawan, maupun dunia usaha. Pertagas berupaya mengambil bagian melalui penyaluran bantuan extra fooding dan APD, serta dukungan Tim Tanggap Darurat dan mobil pemadam kebakaran perusahaan untuk membantu penanganan kebakaran di wilayah Palembang,” ujar Sulthani.

Ia menjelaskan, perhatian perusahaan tidak hanya tertuju pada petugas yang menangani kebakaran, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitar jalur pipa dan mengalami dampak asap. Pemenuhan kebutuhan dasar serta penyediaan perlindungan diri bagi warga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Sulthani menambahkan, Pertagas akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang disalurkan tetap sesuai dengan kebutuhan aktual selama penanganan karhutla berlangsung.

“Pertagas akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau perkembangan kondisi di lapangan agar dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pada saat yang sama, kami tetap menjaga keandalan infrastruktur dan pasokan gas bagi pelanggan industri, UMKM, maupun rumah tangga,” imbuh Sulthani.

Keandalan infrastruktur menjadi perhatian perusahaan di tengah penanganan kebakaran, mengingat jaringan gas memiliki peran dalam mendukung kebutuhan energi pelanggan dari berbagai segmen. Karena itu, penanganan keadaan darurat perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga keselamatan personel dan keberlangsungan operasional.

Melalui bantuan logistik, perlindungan diri, pengerahan tim tanggap darurat, serta koordinasi lintas sektor, Pertagas menegaskan dukungannya terhadap penanggulangan karhutla dan perlindungan masyarakat terdampak.

(tim)

No more pages