Logo Bloomberg Technoz

BAHAN BAKAR MINYAK

Antrean BBM: Cermin Lemahnya Distribusi, Bukan Cuma Urusan Stok

Sabrina Mulia Rhamadanty
23 October 2026 12:00

Salah satu SPBU Pertamina di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Selasa (31/3/2026) malam./Bloomberg Technoz-Azura Yumna
Salah satu SPBU Pertamina di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Selasa (31/3/2026) malam./Bloomberg Technoz-Azura Yumna

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ekonom Senior Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai masalah utama antrean bahan bakar minyak (BBM) di Bali bersumber dari kelemahan simpul distribusi paling akhir, bukan sekadar urusan volume stok secara nasional.

Proses bongkar muat BBM terhambat saat kapal pengangkut mengalami kendala teknis ketika hendak bersandar di dermaga. Dampaknya, cadangan BBM—khususnya Pertalite—di Bali menyusut drastis untuk kebutuhan tiga hingga empat hari.

"Persoalan di Bali menunjukkan bahwa kecukupan stok nasional tidak otomatis menjamin kelancaran pasokan di daerah," kata Yusuf saat dihubungi oleh Bloomberg Technoz, Jumat (23/10/2026). 


Yusuf menegaskan ketergantungan Bali pada dua titik distribusi utama, yakni Terminal Manggis di Karangasem dan Terminal Sanggaran di Denpasar, membuat gangguan kecil bereskalasi secara cepat ke tingkat SPBU.

Petugas mengisi BBM sepeda motor pelanggan sementara pengendara lain mengantre di SPBU Pertamina di Nusa Dua, Bali./Bloomberg-Dimas Ardian

Dia menjelaskan penambahan armada kapal angkut tidak serta-merta menyelesaikan kemacetan pasokan tanpa adanya perbaikan infrastruktur penerima di darat.