Logo Bloomberg Technoz

Salah satu pembeda utama Sate Padang dengan berbagai jenis sate lainnya di Indonesia adalah penggunaan kuah rempah yang kental.

Jika sate pada umumnya disajikan dengan saus kacang atau kecap manis, Sate Padang justru mengandalkan kuah berbumbu yang kaya rasa, berwarna kuning keemasan, dan memiliki sensasi pedas.

TasteAtlas memberikan gambaran mengenai karakter kuah tersebut.

"Berbeda dari jenis sate Indonesia lainnya yang menggunakan saus kacang atau kecap manis, sate Padang memiliki kuah yang kaya rasa, berbumbu kunyit, dan sedikit pedas, yang dibuat dari kaldu daging sapi, tepung beras, serta campuran rempah lokal," tulis TasteAtlas.

Dibuat dari Kaldu dan Rempah

Kuah Sate Padang berasal dari kaldu hasil rebusan daging yang kemudian dicampur dengan tepung beras dan berbagai rempah. Kunyit menjadi salah satu bahan penting yang menghasilkan warna kuning sekaligus memberikan karakter rasa.

TasteAtlas juga menjelaskan proses pengentalan kuah tersebut.

"Kaldu yang digunakan untuk memasak daging kemudian direduksi dan dikentalkan dengan tepung beras," tulis TasteAtlas.

Selain kunyit, cita rasa kuah semakin kompleks berkat penggunaan sejumlah rempah, seperti lengkuas, ketumbar, jintan, serai, dan cabai.

Daging Direbus Sebelum Dibakar

Keunikan Sate Padang tidak hanya terletak pada kuahnya. Jenis daging dan proses pengolahannya juga memberikan karakter tersendiri pada hidangan ini.

Pilihan Daging yang Digunakan

Sate Padang umumnya menggunakan daging sapi. Namun, lidah sapi dan sejumlah bagian jeroan seperti usus serta jantung juga kerap digunakan sebagai bahan sate.

Daging tersebut terlebih dahulu direbus menggunakan kuah berbumbu hingga teksturnya empuk. Setelah itu, potongan daging ditusuk dan dibakar di atas arang.

Proses pengolahan tersebut menghasilkan perpaduan tekstur dan aroma yang khas. Daging menjadi empuk setelah direbus bersama rempah, sementara proses pembakaran memberikan aroma asap serta permukaan yang sedikit kecokelatan.

Disajikan dengan Ketupat dan Bawang Goreng

Sate Padang biasanya disajikan di atas daun pisang bersama ketupat atau lontong. Hidangan kemudian disiram dengan kuah rempah yang kental dan ditambahkan taburan bawang goreng.

Perpaduan daging yang empuk, kuah gurih dan sedikit pedas, aroma rempah, serta bawang goreng membuat Sate Padang memiliki karakter rasa yang kuat.

Ciri tersebut menjadi salah satu alasan Sate Padang berbeda dari banyak sajian sate lainnya di Indonesia. Alih-alih mengandalkan saus kacang atau kecap sebagai elemen utama, hidangan ini menjadikan kuah rempah sebagai bagian penting dari pengalaman menyantap sate.

Sate Padang dan Pengakuan Kuliner Global

Peringkat yang diberikan TasteAtlas menempatkan Sate Padang dalam satu daftar dengan beragam hidangan daging sapi dari berbagai tradisi kuliner dunia.

Dengan rating 4,4 dari 5, Sate Padang berada di posisi ke-10 dari 268 sajian dan potongan daging sapi yang dinilai.

Popularitas tersebut turut memperlihatkan kekayaan kuliner Indonesia yang memiliki beragam teknik pengolahan, penggunaan rempah, serta karakter rasa yang berbeda di setiap daerah.

Sate Padang menjadi salah satu contoh bagaimana sajian tradisional Indonesia dengan cita rasa rempah yang kuat dapat memperoleh perhatian dalam daftar kuliner internasional.

(seo)

No more pages

Artikel Terkait