Logo Bloomberg Technoz

Jumlah pengguna mingguan saat ini tidak dapat diketahui. Produk agen ini berbeda dari Grok, chatbot andalan SpaceXAI. Perwakilan SpaceX tidak menanggapi permintaan komentar.

Unit AI SpaceX meluncurkan Grok Bot pada pertengahan Agustus sebagai bagian dari upayanya untuk bersaing dengan Anthropic PBC dan OpenAI di pasar agen AI yang terus berkembang.

Grok Bot dirancang untuk bertindak lebih seperti karyawan yang selalu siap daripada sekadar chatbot. Ia dapat menjawab email, memperbarui basis data penjualan, memproses faktur, mengatur pekerjaan, atau melaporkan bug pada software.

Wall Street menyorot potensi pasar untuk agen AI pekan ini setelah Muse dari Meta Platforms Inc. menduduki peringkat teratas untuk aplikasi gratis di App Store milik Apple Inc. Respons awal yang positif ini mendorong para analis untuk membandingkannya dengan kesuksesan luar biasa ChatGPT dari OpenAI pada akhir 2022.

Muse dari Meta lebih berfokus pada konsumen dan dapat diunduh secara gratis. Sebagai perbandingan, SpaceXAI telah memposisikan Grok Bot sebagai tool untuk perusahaan, dengan menggabungkan penawaran tersebut dengan berbagai tingkatan paket langganan AI.

Grok Bot juga tersedia sebagai aplikasi mandiri. Menurut Bloomberg Intelligence, Muse telah diunduh empat kali lebih banyak daripada alat dari SpaceXAI.

Dalam tiga bulan terakhir, SpaceXAI telah bergerak agresif untuk memperluas pangsa pasar di bidang AI. Perusahaan ini terus meluncurkan model-model baru serta agen-agen AI, menyusul akuisisi senilai $60 miliar terhadap startup pemrograman AI, Cursor.

Pada bulan Juli, perusahaan tersebut merilis Grok 4.5, sebuah model yang berfokus pada pemrograman, keuangan, dan tugas-tugas hukum yang lebih murah untuk digunakan dibandingkan perangkat software pesaing lainnya. 

Pada awal pekan ini, SpaceXAI memperkenalkan Grok 4.7, yang dirancang untuk mampu menangani tugas-tugas yang lebih menantang dalam jangka waktu yang lebih lama.

(bbn)

No more pages