Logo Bloomberg Technoz

Daftar Bauran Kebijakan BI: Diskon Swap Lindung Nilai Hingga LCT

Pramesti Regita Cindy
23 September 2026 15:43

Bank Indonesia akan luncurkan Rupiah Digital, stablecoin Indonesia (Diolah)
Bank Indonesia akan luncurkan Rupiah Digital, stablecoin Indonesia (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) bulanan pada 22-23 September 2026 memutuskan arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk memperkuat stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Salah satu langkah yang menarik perhatian ialah memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar rupiah sekaligus menjaga kecukupan likuiditas rupiah melalui tiga kebijakan.

Pertama, meningkatkan insentif berupa diskon untuk instrumen Swap Beli Lindung Nilai Konvensional kepada BI dalam rangka transaksi underlying pendanaan luar negeri yang mencakup transaksi portfolio inflows, pinjaman luar negeri oleh bank, dan foreign direct investment.


"Melalui pengurangan premi dari semula 12,5% untuk semua tenor menjadi sebesar 15% untuk tenor 3 bulan, 20% untuk tenor 6 bulan, dan 25% untuk tenor 12 bulan," ujar Destry dalam Konferensi Pers Hasil RDG BI, Rabu (23/9/2026).

Kedua, meningkatkan insentif untuk instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai kepada BI dalam rangka transaksi underlying pendanaan luar negeri melalui pengurangan premi dari semula 15% menjadi sebesar 25% untuk tenor 6 bulan, dan 30% untuk tenor 12 bulan. Instrumen ini mencakup transaksi portfolio inflows, pinjaman luar negeri oleh bank, dan investasi langsung asing atau foreign direct investment (FDI).