Untuk pasar Amerika Serikat, iPhone 18 Pro dengan penyimpanan 256GB memiliki harga mulai US$1.199. Dengan nilai konversi yang tercantum, angka tersebut setara sekitar Rp21,58 juta.
Adapun iPhone 18 Pro Max dengan kapasitas penyimpanan 256GB dibanderol mulai US$1.299 di Amerika Serikat. Harga tersebut setara sekitar Rp23,38 juta berdasarkan nilai konversi yang digunakan.
Harga di Amerika Serikat merupakan harga peluncuran untuk pasar tersebut. Harga yang berlaku di negara lain tidak selalu sama karena dapat dipengaruhi pajak, nilai tukar mata uang, serta struktur harga yang diterapkan di masing-masing wilayah.
Perbedaan harga tersebut terlihat pada sejumlah pasar utama Apple. Di Jerman, misalnya, harga kedua model tersebut lebih tinggi dibandingkan harga peluncuran di Amerika Serikat.
Rincian harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max 256GB di beberapa negara adalah sebagai berikut:
-
Amerika Serikat: iPhone 18 Pro US$1.199 dan iPhone 18 Pro Max US$1.299.
-
Jerman: iPhone 18 Pro EUR1.449 dan iPhone 18 Pro Max EUR1.599.
-
Inggris: iPhone 18 Pro GBP1.199 dan iPhone 18 Pro Max GBP1.299.
-
India: iPhone 18 Pro INR164.900 dan iPhone 18 Pro Max INR179.900.
-
China: iPhone 18 Pro CNY9.999 dan iPhone 18 Pro Max CNY10.999.
-
Jepang: iPhone 18 Pro JPY219.800 dan iPhone 18 Pro Max JPY239.800.
Jika dikonversikan ke rupiah, harga iPhone 18 Pro 256GB di Jerman mencapai sekitar Rp30,6 juta. Sementara iPhone 18 Pro Max 256GB dijual sekitar Rp33,75 juta.
Di Inggris, iPhone 18 Pro 256GB dibanderol sekitar Rp29,16 juta berdasarkan konversi yang tercantum. Untuk versi Pro Max dengan kapasitas penyimpanan yang sama, harganya mencapai sekitar Rp31,59 juta.
Pasar India juga memiliki harga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Amerika Serikat. iPhone 18 Pro 256GB dibanderol INR164.900 atau sekitar Rp31 juta, sedangkan iPhone 18 Pro Max 256GB mencapai INR179.900 atau sekitar Rp33,8 juta.
Di China, harga iPhone 18 Pro 256GB ditetapkan sebesar CNY9.999 atau sekitar Rp25,2 juta. Sementara itu, iPhone 18 Pro Max 256GB memiliki harga CNY10.999 atau sekitar Rp27,7 juta.
Untuk pasar Jepang, iPhone 18 Pro 256GB dibanderol JPY219.800 atau sekitar Rp26,8 juta. Adapun iPhone 18 Pro Max 256GB dijual seharga JPY239.800 atau setara sekitar Rp29,2 juta.
Harga iPhone 18 Pro Naik di Sejumlah Negara
Selain memperluas penjualan, Apple juga menetapkan harga peluncuran yang mengalami kenaikan dibandingkan generasi sebelumnya di sejumlah pasar utama.
Di Amerika Serikat, harga kedua model tersebut naik US$100 atau sekitar Rp1,8 juta. Kenaikan juga terjadi di sejumlah negara lain dengan besaran yang berbeda sesuai mata uang dan pasar masing-masing.
Perbandingan kenaikan harga peluncuran yang disebutkan untuk beberapa pasar utama meliputi:
-
Amerika Serikat: naik US$100.
-
Eropa: naik EUR150.
-
Inggris: naik GBP100.
-
India: naik INR30.000.
-
China: naik CNY1.000.
-
Jepang: naik JPY40.000.
Kenaikan tersebut membuat harga awal iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menjadi lebih tinggi di sejumlah pasar utama dibandingkan generasi sebelumnya.
Meski demikian, besaran kenaikan tidak dapat disamakan begitu saja antarnegara karena masing-masing pasar memiliki struktur harga, pajak, serta nilai tukar yang berbeda. Karena itu, harga resmi yang berlaku bagi konsumen tetap mengikuti pasar tempat perangkat tersebut dijual.
Indonesia sendiri belum termasuk dalam 65 negara yang mendapatkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada gelombang pertama penjualan. Dengan demikian, konsumen Indonesia belum masuk dalam daftar pasar awal untuk kedua perangkat tersebut.
Selain iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Apple juga menyiapkan tahap penjualan berikutnya untuk perangkat iPhone Duo. Ponsel lipat tersebut akan memasuki fase prapemesanan di sejumlah wilayah mulai 16 Oktober 2026.
Pengiriman pertama iPhone Duo dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026. Setelah itu, perangkat tersebut akan diperluas ke 28 negara tambahan mulai 30 Oktober 2026.
Jadwal tersebut menunjukkan bahwa Apple membagi distribusi perangkat barunya ke dalam beberapa tahap. Sementara iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max telah memasuki penjualan di puluhan negara, perangkat iPhone Duo masih menunggu jadwal prapemesanan dan distribusi berikutnya.
Bagi konsumen yang berada di luar wilayah gelombang pertama, ketersediaan perangkat akan bergantung pada jadwal peluncuran Apple di masing-masing negara. Hal yang sama berlaku untuk harga karena nominal yang dibayarkan konsumen dapat berbeda dari harga di Amerika Serikat.
Dengan dimulainya penjualan di 65 negara, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max kini memasuki tahap distribusi global setelah sebelumnya melewati periode pengenalan dan prapemesanan. Sementara itu, pasar lain masih menunggu jadwal penjualan berikutnya dari Apple.
(seo)































