"Kalau memang anggarannya jauh lebih sedikit terus manfaatnya lebih besar, tentu saja kita maunya begitu," ujarnya.
Sudaryono juga menegaskan BGN tidak ingin melakukan pengeluaran secara berlebihan. Dia memastikan pengadaan barang yang tidak diperlukan tidak akan lagi dilakukan.
"Kita enggak mau anggaran jorjoran juga kayak yang lalu-lalu. Pengadaan yang enggak perlu-perlu udah enggak mungkin kita lakukan itu," kata dia.
Adapun Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan setelah serah terima jabatan pada 15 September 2026.
Sementara itu, Komisi IX DPR RI telah menyetujui pagu anggaran BGN 2027 sebesar sekitar Rp240,20 triliun. Dengan demikian, komitmen efisiensi Sudaryono menjadi salah satu faktor yang akan diperhatikan dalam pelaksanaan anggaran BGN tahun depan.
(dec)





























