Wewenang Desa Dirampas, Kini Simpang Siur Nasib Manajer Kopdes
Sabrina Mulia Rhamadanty
17 September 2026 05:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kabar riuh mengenai kejelasan kerja manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kembali mencuat. Salah satunya, lantaran 'amukan' Dirut Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo Sousa yang menuding kinerja lamban kementerian mendistribusikan manajer Kopdes yang telah lolos rekrutmen.
Agrinas, kata dia, siap mengambil alih instruksi pengiriman manajer Kopdes tersebut.
"Apa sih susahnya gitu? Apa kendalanya gitu? Sudah kalau nggak ini kasih aja ke Agrinas, kasih nama-namanya, kasih kontaknya, kami kirim email, kami kirim ini, gampang, nggak ada biaya-biaya gitu," ujar Joao, Senin (16/9/2026).
Menyoroti kegaduhan tersebut, ekonom berpandangan ada kesalahan terbesar yang mesti dievaluasi mengenai pola rekrutmen Manajer Kopdes. Proses rekrutmen manajer Kopdes dinilai telah mencaplok wewenang desa sekaligus melenceng dari mekanisme koperasi pada umumnya.
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menjelaskan bahwa seluruh tahapan korporasi, termasuk pemilihan serta pengusulan pegawai koperasi, idealnya lahir dari keputusan para anggota koperasi dalam forum RAT (Rapat Anggota Tahunan).

























