Logo Bloomberg Technoz

Ada Malware Incar Warga RI, Bisa Curi PIN & Intip Chat WhatsApp

Referensi
16 September 2026 12:28

Ilustrasi Adanya Malware atau Aplikasi Berbahaya (Envato)
Ilustrasi Adanya Malware atau Aplikasi Berbahaya (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tim riset keamanan siber zLabs dari Zimperium mengungkap temuan malware Android bernama Mantax Otax. Malware tersebut menggabungkan kemampuan spyware dan ransomware dalam satu aplikasi, dengan sampel yang menurut Zimperium menunjukkan indikasi penargetan terhadap pengguna di Indonesia.

Laporan mengenai Mantax Otax dipublikasikan Zimperium pada 9 September 2026. Peneliti menyebut malware ini memiliki rangkaian kemampuan untuk mencuri informasi, memantau aktivitas perangkat, mengambil data sensitif, hingga mengenkripsi file pada perangkat Android tertentu.

Kombinasi spyware dan ransomware menjadi salah satu karakteristik utama Mantax Otax. Malware ini tidak hanya berusaha memperoleh informasi dari perangkat korban, tetapi juga memiliki komponen yang dapat mengunci atau mengenkripsi file untuk kemudian digunakan dalam proses pemerasan.


Zimperium mencatat kemampuan Mantax Otax mencakup perekaman layar secara real-time, pencurian PIN layar, pengambilan SMS, kontak, log panggilan, riwayat browser, lokasi, serta sejumlah informasi lain yang tersimpan pada perangkat. Malware tersebut juga dapat berinteraksi dengan aplikasi seperti WhatsApp dan Telegram melalui penyalahgunaan layanan aksesibilitas Android.

Mantax Otax Disebarkan Lewat APK di Luar Play Store

Berbeda dari aplikasi Android yang tersedia melalui Google Play Store, Mantax Otax ditemukan dalam bentuk file APK yang disebarkan melalui sumber di luar toko aplikasi resmi.