Lebih lanjut, Melati mengungkapkan muka air di Danau Toba terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Tahun lalu, rata-rata permukaan air bergerak dari 904,12 meter menjadi 904,07 meter pada 2025.
Pada tahun ini, rata-rata permukaan air berada di sekitar 903,02 meter, padahal level minimumnya berada di sekitar 902,80 meter.
“[Hal] yang perlu kita perhatikan adalah jarak ke batas bawah operasi dari PLTA Sigura-gura dan PLTA Tangga,” tegasnya.
Dia menjelaskan, pada 2024, jarak muka air ke batas bawah operasi PLTA tersebut masih berada di sekitar 1,49 meter, tetapi pada 2025 turun menjadi 0,8 meter, dan pada tahun ini jaraknya sekitar 0,41 meter.
Melati memerinci data penyusutan jarak muka air ke batas bawah operasi PLTA tahun ini baru mencakup data Januari—Agustus 2026 dan diproyeksikan masih cenderung turun pada sisa tahun ini.
“Selisih ini tentunya bagi kami merupakan penentuan apakah seluruh tungku dapat berhasil normal sampai akhir tahun, dan ini salah satu nantinya akan menjadi alasan utama kami memerlukan dukungan dari Komisi XII berkaitan dengan pasokan listrik di daerah Sumatra Utara,” tegas Melati.
Adapun, PLTA Sigura-gura memiliki kapasitas 286 MW) dan PLTA Tangga sebesar 317 MW. Keduanya berlokasi di Paritohan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatra Utara.
Inalum menggunakan PLTA Sigura-gura dan PLTA Tangga sebagai fondasi utama dalam mengoperasikan pabrik peleburan atau smelter aluminium di Kuala Tanjung.
Listrik yang dihasilkan oleh PLTA milik Inalum disalurkan melalui jaringan transmisi bertegangan tinggi sepanjang kurang lebih 120 kilometer menuju smelter di Kuala Tanjung untuk menjaga tungku peleburan tetap beroperasi 24 jam nonstop.
Sebelumnya, Chief Financial Officer (CFO) Inalum Ken Permana mengatakan manajemen perseroan telah menyiapkan langkah mitigasi guna menjaga kelancaran operasional melalui kerja sama pasokan listrik dengan PT PLN (Persero).
“Itu memang jadi concern kita [penurunan TMA], tetapi mitigasinya kita memang ada kerjasama pasok listrik dengan PLN yang sudah berjalan sejak lama,” ungkap Ken kepada Bloomberg Technoz, Jumat (11/9/2026).
Ken menjelaskan apabila tinggi muka air Danau Toba menyusut hingga batas level tertentu, dampaknya akan terasa langsung pada volume air Sungai Asahan yang menjadi pendorong dua pembangkit utama milik Inalum, yakni PLTA Sigura-gura dan PLTA Tangga.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terhadap penurunan daya listrik yang dihasilkan untuk mendukung proses produksi perusahaan.
Jika hal ini terjadi, Inalum akan berkoordinasi dengan PLN untuk memperoleh pasokan listrik tambahan salah satunya melalui PLTA Asahan 3 sebagai cadangan pasokan energi.
“Jadi in case water level turun pada level tertentu, kita cukup koordinasi dengan PLN untuk bisa dapat suplai tambahan. Ada PLTA Asahan 3, jadi sumber memang masih PLTA,” ungkapnya.
Berdasarkan data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) fenomena iklim El Niño menjadi pemicu utama menurunnya debit air Danau Toba akibat penurunan curah hujan yang signifikan di wilayah Daerah Tangkapan Air (DTA).
Minimnya pasokan air hujan membuat volume air masukan (inflow) dari ratusan anak sungai yang mengalir ke danau menyusut drastis.
Selain faktor cuaca ekstrem, penyusutan ini diperparah oleh kerusakan vegetasi dan alih fungsi lahan di kawasan tangkapan air Danau Toba yang mengurangi kemampuan tanah dalam menyerap dan menyimpan air hujan.
Dampak penurunan debit air ini sangat terasa pada aliran Sungai Asahan, yang merupakan tunggal outlet atau pintu keluar air dari Danau Toba.
BMKG melaporkan TMA Danau Toba saat musim kemarau dan efek El Niño berada di sekitar ±903,00 mdpl.
Angka ini menunjukkan penurunan hingga 1,5 sampai 2,5 meter dari level alami atau ambang batas ideal operasi yang biasanya berkisar antara 904,5 hingga 905,00 mdpl.
Karena angka tersebut berada di bawah pola operasi normal dan mendekati ambang kritis (level minimum operasi PLTA di sekitar 902,4 mdpl), BMKG bekerja sama dengan PJT I dan PT Inalum untuk menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan guna menjaga ketahanan air.
(wdh)































