Harga Emas Termurah dalam Lebih dari Sebulan, Mau Jual atau Beli?
Hidayat Setiaji
15 September 2026 07:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia ambruk pada perdagangan kemarin. Pelaku pasar makin yakin bahwa sepertinya bank sentral Amerika Serikat (AS) akan menaikkan suku bunga acuan.
Pada Senin (14/9/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.282,7/troy ons. Anjlok 1,43% dari posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu dan menjadi yang terendah dalam lebih dari sebulan terakhir.
Dalam perdagangan intraday, harga sang logam mulia malah sempat ambrol lebih dari 2%.
Penyebab kejatuhan harga emas adalah ekspektasi tren kenaikan suku bunga acuan global. Pekan lalu, bank sentral Uni Eropa (ECB) sudah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin (bps) menjadi 2,5%.
Minggu ini, giliran Federal Reserve yang akan mengumumkan suku bunga acuan usai rapat Komite Pengambil Kebijakan (Federal Open Market Committee/FOMC). Mengutip CME FedWatch, probabilitas kenaikan Federal Funds Rate sebanyak 25 bps menjadi 3,75-4% pada rapat 16 September waktu setempat adalah 92,4%.




























