Namun, hal ini juga menyebabkan penurunan permintaan dalam jangka pendek, dan memunculkan risiko penurunan konsumsi dalam jangka panjang seiring upaya berbagai negara mencari alternatif demi melindungi diri dari guncangan pasokan di masa depan.
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) akan menjadi sumber utama pertumbuhan permintaan LNG, dan terdapat peluang bagi pusat data di Australia, kata Krishnamurthy. Perang tersebut juga telah membuat pelanggan semakin mencari kontrak pasokan jangka panjang karena ketahanan energi kini menjadi prioritas utama, tambahnya.
"Dalam jangka pendek, kita akan terus melihat adanya penyesuaian permintaan," ujar Krishnamurthy. Namun, "dalam jangka panjang, fundamental pasar—khususnya untuk LNG—tetap sangat kuat," katanya.
(bbn)





























