Logo Bloomberg Technoz

Inpex Caplok Hak Partisipasi BP di Blok Eksplorasi Agung I dan II

Sabrina Mulia Rhamadanty
14 September 2026 08:20

Pertambangan minyak offshore./dok. SKK Migas
Pertambangan minyak offshore./dok. SKK Migas

Bloomberg Technoz, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengumumkan hak partisipasi (participating interest/PI) milik British Petroleum (BP) di Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas (Migas) Agung I dan Agung II telah dialihkan ke Inpex melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 7 September 2026.

Melalui pengalihan tersebut, porsi kepemilikan PI pada WK Eksplorasi Agung I dan Agung II kini berimbang, yakni 50% dikuasai oleh BP selaku operator dan 50% sisanya dipegang oleh Inpex.

"Alhamdulillah, setelah Bapak Menteri menandatangani persetujuan pengalihan PI WK Eksplorasi Agung I dan Agung II dari BP sebagai operator kepada Inpex, langsung diadakan rapat dengan Bapak Gubernur Bali beserta jajaran untuk membahas percepatan pelaksanaan Seismik 2D dan 3D," ujar Djoko dalam keterangan tertulis yang diterima Bloomberg Technoz, dikutip Senin (14/9/2026). 


Rangkaian kegiatan eksplorasi ini mencakup perekaman data seismik 2D sepanjang 285 kilometer dan seismik 3D seluas 3.650 kilometer persegi di wilayah laut (offshore) utara Pulau Bali. Total investasi yang dialokasikan untuk membiayai pengadaan data seismik tersebut mencapai lebih dari US$42,7 juta.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal setempat, Pemerintah Provinsi Bali akan menggelar tradisi adat sebelum operasional lapangan dimulai. Gubernur Bali dijadwalkan memimpin langsung upacara adat di laut Bali pada 24 September 2026. Upacara ini digelar untuk memohon keselamatan kerja serta kelancaran seluruh proses pengumpulan data geologi.