Logo Bloomberg Technoz

Ada Bom Waktu Valuasi di Perusahaan Teknologi China

News
10 September 2026 08:38

Aksi Besar-besaran Penjualan Saham Perusahaan Teknologi China Memicu Kekhawatiran Valuasi (Bloomberg)
Aksi Besar-besaran Penjualan Saham Perusahaan Teknologi China Memicu Kekhawatiran Valuasi (Bloomberg)

Bloomberg, Perusahaan-perusahaan asal China semakin beralih ke penggalangan dana melalui saham untuk membiayai ambisi mereka di bidang kecerdasan buatan (AI), sehingga memicu kekhawatiran investor terkait dilusi laba dan kelebihan pasokan di pasar yang kinerjanya sudah kurang memuaskan.

Perusahaan teknologi China yang terdaftar di bursa telah mengumpulkan lebih dari US$41 miliar (setara Rp719 triliun) melalui penawaran saham tambahan tahun ini, yang diperkirakan akan menjadi yang tertinggi setidaknya sejak 2020, menurut data yang dikompilasi oleh Bloomberg.

Aksi Besar-besaran Penjualan Saham Perusahaan Teknologi China Memicu Kekhawatiran Valuasi (Bloomberg)

Alibaba Group Holding Ltd. memimpin daftar tersebut dengan penempatan ekuitas senilai US$10 miliar (setara Rp175 triliun) bulan lalu, yang merupakan yang terbesar di pasar Hong Kong, diikuti oleh Z. AI Co., MiniMax Group Inc., dan Shanghai Biren Technology Co.


Transaksi mengejutkan Alibaba, yang diselesaikan dengan cepat selama akhir pekan, telah menguak kecemasan akan langkah serupa dari perusahaan sejenis di China mengingat persaingan sengit untuk supremasi AI baik di dalam negeri maupun dengan AS.

Alibaba (Qilai Shen/Bloomberg)

Preferensi mereka untuk memanfaatkan pasar saham juga berbeda dari perusahaan-perusahaan Amerika yang lebih banyak menggunakan pembiayaan utang, sebuah kontras yang menyoroti fokus perusahaan-perusahaan China pada neraca keuangan yang lebih sehat serta biaya yang lebih tinggi bagi mereka untuk menerbitkan obligasi secara global.