Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, Mars Ega juga mengungkapkan terdapat sejumlah titik di Kalimantan Timur yang sulit dilalui oleh kapal pengangkut BBM.

Dia menyatakan perseroan menyiapkan tambahan armada agar pengiriman ke wilayah tersebut dapat ditingkatkan ketika sungai sudah dapat dilalui.

“Jadi kapalnya kita coba tambah. Jadi begitu sungai bisa masuk, itu sudah langsung kapasitasnya dinaikkan dua kali lipat. Namun, sekali lagi, pasokan sungai tentu kami menunggu pada posisi pasang surutnya air tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mars Ega mengungkapkan TBBM Sintang di Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi satu-satunya TBBM yang belum menyalurkan biodiesel B50.

Alasannya, terdapat kendala logistik yang terjadi gegara musim kemarau, sehingga sungai yang dilalui kapal pengangkut B50 belum dapat menjangkau TBBM Sintang.

Dia menjelaskan dari 121 TBBM hanya TBBM Sintang saja yang belum menyalurkan biodiesel B50. Dia menegaskan kendala distribusi terjadi gegara sungai yang dilalui mengalami penyusutan volume air.

“Adapun satu terminal yang saat ini belum menyalurkan B50 adalah terminal Sintang. Ini karena ada faktor cuaca di mana kami masih ada kesulitan untuk masuk alur sungai di terminal Sintang karena faktor kendala musim kemarau sehingga beberapa sungai ini mengalami penyusutan,” ujar Mars.

Mars Ega juga mengungkapkan terdapat 17 TBBM milik perseroan yang berada di sekitar alur sungai, yang saat ini rawan mengalami penurunan tinggi air gegara fenomena El Niño.

Mars Ega menyatakan perseroan bersama otoritas terkait bakal mencari solusi agar pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi, tetapi dia menegaskan hal tersebut tidak dapat dilakukan oleh PPN sendiri.

“Terdapat 17 terminal BBM Pertamina Patra Niaga yang berada di dalam alur sungai yang rawan pendangkalan. Tentunya ini kita harus bersama-sama nanti memberikan solusi agar layanan kepada masyarakat,” kata Mars Ega.

“Tentunya kami Pertamina Patra Niaga tidak bisa sendirian untuk menjaga agar alur-alur sungai di terminal-terminal BBM ini dapat kita kendalikan atau setidaknya jangan sampai mengganggu pasokan BBM termasuk pasokan FAME di wilayah-wilayah tersebut,” tegas dia.

Berdasarkan data PT PPN, berikut 17 TBBM atau fuel terminal (FT) di alur sungai yang rawan alami pendangkalan:

  1. LPGT Pangkalan Susu
  2. FT Sei Siak
  3. FT Tembilahan
  4. FT Jambi
  5. FT Pulau Baai
  6. IT Palembang
  7. IT Pangkal Balam
  8. IT Pontianak
  9. FT Sintang
  10. FT Sanggau
  11. FT (S) Ketapang
  12. FT (S) Tg Pandan
  13. IT Sampit
  14. FT Pulang Pisau
  15. IT Banjarmasin
  16. FT (S) Berau
  17. IT Samarinda

(wdh)

No more pages