Logo Bloomberg Technoz

AI Membantu Tugas Riset, Namun Klaimnya Tanpa Pengujian

Merinda Faradianti
09 September 2026 13:53

Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). dok: Bloomberg
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kecerdasan buatan (AI) disebut masih menghadapi masalah dalam menjalankan penalaran ilmiah. Sejumlah penelitian menunjukkan, agen AI dapat membuat klaim tanpa pengujian.

Tak hanya itu, AI juga dapat mengabaikan bukti hasil eksperimen, hingga gagal mengubah kesimpulan ketika menemukan bukti yang bertentangan. Temuan tersebut dibahas Science News dalam artikel berjudul “AI bots ignore evidence. Can we trust them with science?”.

Artikel tersebut mengulas sejumlah eksperimen yang menguji kemampuan chatbot dan agen AI dalam menggunakan bukti untuk memperbaiki kesimpulan.


Salah satu contoh ditunjukkan melalui eksperimen sederhana menggunakan pena. Beberapa chatbot, termasuk ChatGPT, Gemini, dan Grok, diminta memprediksi apa yang terjadi ketika salah satu ujung pena yang dipegang secara horizontal dilepaskan.

Ketiga chatbot memprediksi ujung pena yang tidak ditopang akan bergerak ke bawah. Namun, ketika diperlihatkan video eksperimen yang menunjukkan hasil berbeda, chatbot tetap mempertahankan prediksi awalnya.