Bukan Sekedar Steakhouse: Kisah di Balik El Jardin
Referensi
08 September 2026 15:44

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di jantung kawasan Kuta, El Jardin Steakhouse menghadirkan perspektif baru dalam pengalaman bersantap, memadukan Futari Wagyu, pilihan daging dry-aged, serta cita rasa yang terinspirasi dari Mediterania di bawah arahan kuliner Chef Andrea Peresthu.
Berlokasi di Discovery Kartika Plaza Hotel, South Kuta, El Jardin dipimpin oleh Chef Andrea Peresthu, seorang chef yang sebelumnya menempuh pendidikan di bidang arsitektur, yang kemudian membentuk pendekatan uniknya dalam dunia kuliner. Filosofinya berpusat pada keseimbangan, ketelitian, dan penghormatan terhadap bahan-bahan berkualitas, menghasilkan menu yang terasa matang dan penuh pertimbangan tanpa menjadi terlalu rumit.
Sebagai salah satu sajian utama, El Jardin menghadirkan Futari Wagyu, dengan pilihan potongan seperti T-Bone dan Txuleton, yang dimasak menggunakan grill khusus berbahan bakar arang dan kayu. Hasilnya adalah sajian yang menonjolkan karakter alami daging, sehingga cita rasa dan tekstur setiap potongan dapat dinikmati secara optimal.
“Bagi saya, steak bukan hanya tentang potongan dagingnya,” ujar Chef Andrea Peresthu. “Steak adalah tentang kualitas daging, waktu yang diberikan untuk mengembangkan cita rasanya, serta bagaimana mengetahui cara memasaknya dengan tepat. Di El Jardin, kami ingin menghadirkan pengalaman yang istimewa tanpa menghilangkan kesederhanaan dalam menikmati steak yang benar-benar berkualitas.”
Menu El Jardin tidak hanya berfokus pada sajian grill. Paella Marinera menghadirkan perpaduan cita rasa hasil laut, sementara Fish Carpaccio menawarkan sajian yang lebih ringan dan lembut. Ensalada de Sandia y Burrata memadukan kesegaran semangka dengan kelembutan burrata, sementara Lamb Fried Rice menghadirkan sentuhan tak terduga melalui penggunaan daging domba New Zealand, memberikan karakter rasa yang lebih kaya dan berbeda pada hidangan yang sudah dikenal luas.


































