Logo Bloomberg Technoz

Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Pengguna cukup menyiapkan NIK sesuai KTP dan mengikuti beberapa langkah berikut:

  1. Buka browser melalui HP.

  2. Akses situs resmi Cek Bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.

  3. Masukkan 16 digit NIK sesuai yang tercantum pada KTP.

  4. Ketik huruf kode atau captcha yang muncul pada layar.

  5. Pilih tombol "Cari Data".

  6. Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.

  7. Informasi mengenai desil serta keterangan bantuan sosial akan ditampilkan apabila data tersedia.

Cara ini dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin melakukan pengecekan tanpa perlu memasang aplikasi tambahan di HP.

  1. Cek desil melalui website DTSEN BPS

Selain melalui Cek Bansos Kemensos, masyarakat juga dapat memeriksa data melalui situs DTSEN BPS. Prosesnya memiliki beberapa tahapan karena pengguna perlu melakukan pengecekan NIK terlebih dahulu sebelum melihat informasi desil.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Buka browser di HP dan akses dtsen-form.bps.go.id.

  2. Pilih menu "Lainnya".

  3. Masukkan NIK sesuai KTP.

  4. Masukkan kode yang tersedia pada layar.

  5. Tekan tombol "Cek Data".

  6. Jika NIK ditemukan, sistem akan menampilkan keterangan "NIK ditemukan pada basis data DTSEN".

  7. Pilih tombol "Tutup".

  8. Tekan pilihan "Cek Desil".

  9. Masukkan tanggal lahir sesuai data kependudukan.

  10. Masukkan kode baru yang muncul.

  11. Tekan "Cek Data".

Setelah seluruh proses selesai, sistem akan menampilkan informasi desil masyarakat. Pengguna juga dapat melihat periode pembaruan data yang tercantum dalam hasil pengecekan.

  1. Cek desil melalui aplikasi Cek Bansos

Pengecekan juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos. Aplikasi tersebut tersedia untuk perangkat Android maupun iPhone sehingga masyarakat dapat melakukan pengecekan langsung melalui HP.

Adapun langkah untuk mengeceknya adalah sebagai berikut:

  1. Buka Play Store atau App Store.

  2. Cari aplikasi "Cek Bansos Kemensos".

  3. Unduh dan pasang aplikasi tersebut.

  4. Buka aplikasi Cek Bansos.

  5. Pilih menu "Cek Bansos".

  6. Masukkan NIK sesuai yang tertera pada KTP.

  7. Pilih "Cari Data".

  8. Tunggu sampai proses pencarian selesai.

  9. Sistem akan menampilkan informasi kelompok desil, nama, serta status penerima bansos.

Mengenal Arti Desil 1 hingga 10

Pembagian desil digunakan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Semakin rendah angka desil, semakin rendah pula tingkat kesejahteraan kelompok tersebut.

Secara umum, pembagian desil dari 1 sampai 10 dapat dipahami sebagai berikut:

  1. Desil 1: kelompok sangat miskin atau 10 persen kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah.

  2. Desil 2: kelompok miskin.

  3. Desil 3: kelompok hampir miskin.

  4. Desil 4: kelompok rentan miskin.

  5. Desil 5: kelompok menengah bawah yang relatif stabil.

  6. Desil 6: kelompok menengah.

  7. Desil 7: kelompok menengah atas.

  8. Desil 8: kelompok mapan.

  9. Desil 9: kelompok kaya.

  10. Desil 10: kelompok sangat kaya.

Data desil tersebut tidak hanya menunjukkan posisi kesejahteraan masyarakat. Informasi ini juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran sejumlah program bantuan pemerintah.

Desil 1 sampai 4 menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam penentuan sasaran bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) serta program sembako atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Sementara itu, masyarakat yang berada dalam desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK/JKN). Adapun desil 6 sampai 10 bukan merupakan kelompok prioritas utama penerima bansos.

Meski demikian, masyarakat yang masuk desil 1 hingga 5 tidak otomatis mendapatkan bantuan. Penyaluran tetap bergantung pada persyaratan dan ketentuan yang berlaku pada setiap program pemerintah.

Dalam proses penentuan penerima, kelompok dengan desil yang lebih rendah akan menjadi prioritas. Artinya, posisi desil merupakan salah satu faktor yang digunakan dalam menentukan sasaran, bukan jaminan bahwa seseorang pasti memperoleh bansos.

Data Desil Tidak Sesuai, Apa yang Harus Dilakukan?

Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian pada data desil dapat mengajukan pembaruan data. Pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau dengan mendatangi kantor desa, kelurahan, maupun dinas sosial setempat.

Jika menggunakan aplikasi, proses pengajuan perubahan data dapat dilakukan dengan tahapan berikut:

  1. Buka aplikasi Cek Bansos.

  2. Login menggunakan username atau NIK dan kata sandi.

  3. Pilih menu "Usulan".

  4. Isi informasi yang diminta sesuai kondisi sebenarnya.

  5. Jawab pertanyaan yang tersedia dalam aplikasi.

  6. Kirim pengajuan perubahan data.

  7. Tunggu proses verifikasi oleh petugas pendamping sosial.

  8. Pantau perkembangan pengajuan melalui menu "Daftar Usulan".

Masyarakat juga dapat mengajukan pembaruan secara langsung melalui kantor pemerintahan setempat. Dalam proses ini, petugas akan melakukan pendataan dan dapat melakukan survei langsung ke rumah untuk memastikan kondisi yang dilaporkan.

Tahapan pembaruan data melalui desa, kelurahan, atau Dinsos meliputi:

  1. Datang ke kantor desa, kelurahan, atau Dinsos setempat.

  2. Menyampaikan permohonan pembaruan data desil pada DTSEN.

  3. Menunggu proses pendataan dan survei dari petugas.

  4. Hasil survei dibahas melalui musyawarah desa atau kelurahan.

  5. Data yang telah diproses kemudian diteruskan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) untuk dilakukan pemeringkatan ulang.

Dengan adanya layanan pengecekan secara online, masyarakat dapat mengetahui data desil tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintah. NIK menjadi salah satu data utama yang diperlukan dalam proses tersebut.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah datanya masuk dalam kelompok prioritas bansos, pengecekan dapat dilakukan secara berkala melalui kanal resmi pemerintah. Hal ini juga penting untuk memastikan data yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Jika ditemukan perbedaan antara kondisi ekonomi dengan data desil yang tercantum, masyarakat dapat memanfaatkan mekanisme pembaruan data yang telah disediakan. Dengan begitu, data kesejahteraan dapat diperbarui melalui proses verifikasi dan pemeringkatan sesuai ketentuan yang berlaku.

(seo)

No more pages