Jika ingin melakukan check out kembali, harganya tiba-tiba berubah lebih mahal menjadi senilai Rp42.000. "Jahat banget tiba-tiba harganya Rp40ribu kalau mau bisa CO, yang 12 ribu dibatalin," tulisnya.
Sejak Minggu (6/9/2026) kemarin, paparan abu vulkanik memang meluas hingga sejumlah wilayah Jabodetabek.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik terhadap kesehatan.
"Bagaimana caranya supaya kita tetap sehat? Kalau bisa, jangan keluar rumah. Tapi kalau harus keluar rumah, pakai masker. Untuk mata, gunakan kacamata. Untuk kulit, begitu pulang langsung dibersihkan," kata Budi dalam konferensi pers, Minggu (6/9/2026).
Budi mengatakan, masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik diminta segera mendatangi Puskesmas. Kementerian Kesehatan telah menyiapkan sejumlah peralatan dan obat untuk menangani dampak paparan abu vulkanik.
Dengan begitu, masker pun menjadi kebutuhan urgen bagi masyarakat yang masih beraktivitas di luar ruangan.
Paparan abu vulaknik tersebut juga turut menyebabkan sejumlah Bandara di Indonesia mengalami penutupan sementara, yang menyebab ratusan layanan penerbangan dibatalkan.
(ibn/ell)

























