Selain itu, BULOG juga menyebut telah melakukan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga 5 September 2026 sekitar 756 ribu ton. Sementara, Per 5 September 2026, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola BULOG tercatat sekitar 4,9 juta ton.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), Jumat (4/9/2026) pukul 08.30, harga beras naik pada kelompok beras super I, super II, dan medium II.
Harga beras kualitas super I dan beras kualitas super II harga menjadi Rp17.850 dan Rp17.300 per kilogram, atau meningkat masing-masing 0,26% dan 0,29% dibandingkan harga sehari sebelumnya.
Selanjutnya, beras kualitas medium II yang naik 0,31% menjadi senilai Rp16.350 per kilogram. Sedangkan harga beras kualitas medium I tetap yang berada pada Rp16.550 per kilogram.
Adapun untuk beras kualitas bawah I dan II juga tidak mengalami kenaikan dan penurunan, dengan harga Rp14.850 per kg untuk kualitas bawah I dan Rp14.650 untuk beras kualitas bawah II.
Sebelumnya, masyarakat mengeluhkan penurunan pasokan beras premium khususnya ukuran 5 kilogram (kg) di sejumlah ritel modern Jakarta.
Berdasarkan pantauan lapangan di Alfamart, Indomaret, dan Superindo, kelangkaan ini ditandai oleh keterbatasan jumlah stok hingga kekosongan merek tertentu di rak penjualan.
Kondisi tersebut terlihat di gerai Alfamart Menteng Wadas Timur, Jakarta Selatan. Pramuniaga toko, Andi (24), menyatakan bahwa beras premium masih tersedia di rak, namun jumlah dan pilihan mereknya sangat terbatas.
"Stok beras premium ada, tapi jumlah dan mereknya sedikit. Pasokan agak susah masuk dari beberapa hari lalu," ujar Andi saat ditemui di lokasi, Jumat (4/9/2026).
Andi mengaku tidak mengetahui secara pasti jadwal pengiriman berikutnya karena seluruh pasokan bergantung pada armada pengirim barang dari pusat.
Kondisi serupa juga terjadi di gerai Indomaret kawasan yang sama. Kasir toko, Darma (26), mengungkapkan bahwa pasokan beras premium di tempatnya telah mengalami kekosongan total empat sampai lima hari terakhir.
"Beras premium kosong dari empat hari lalu. Tapi saya gak tahu penyebab pastinya kenapa," kata Darma.
Meski begitu, dia menyebut pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih tersedia dengan baik.
“Tapi kalau SPHP [stoknya] ada,” tambahnya.
(ell)




























