Logo Bloomberg Technoz

Korsel tengah melakukan konsultasi erat dengan komunitas internasional mengenai cara-cara praktis untuk berkontribusi pada pemulihan kebebasan navigasi di Selat Hormuz secara cepat serta menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, tambah pernyataan tersebut.

Kemungkinan pengerahan pasukan akan menandai perubahan signifikan dalam respons Seoul setelah meningkatnya tekanan dari Trump. Trump secara terbuka mempertanyakan kontribusi Korea Selatan terhadap aliansi kedua negara, sekaligus menuntut bantuan yang lebih besar untuk kampanye AS melawan Iran.

Langkah tersebut juga dapat menempatkan Presiden Lee Jae Myung pada pilihan yang sensitif secara politik antara mempertahankan hubungan dengan Washington dan mengerahkan pasukan Korea ke dalam konflik Timur Tengah yang semakin mahal.

Trump secara tiba-tiba memerintahkan Pentagon untuk mengurangi skala latihan militer gabungan tahunan dengan sekutunya tersebut bulan lalu. Dia menyebut hubungannya yang baik dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un serta minimnya bantuan Seoul dalam perang melawan Iran sebagai alasannya.

Militer AS juga membatalkan latihan pendaratan amfibi bersama Korsel yang semula dijadwalkan berlangsung bulan ini karena situasi di Timur Tengah.

AS dan Iran dalam beberapa hari terakhir meningkatkan aksi saling serang secara militer. Kedua negara masih terjebak di antara upaya gencatan senjata dan perang terbuka, sementara Gedung Putih berupaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama enam bulan. Hingga Juli, Pentagon memperkirakan biaya perang mencapai sekitar US$37,5 miliar. Pemerintahan Trump juga meminta tambahan dana pertahanan sebesar US$67 miliar untuk membantu menutupi biaya lebih lanjut.

(bbn)

No more pages