Logo Bloomberg Technoz

Skema kompensasi yang diterima Ternus sebagai CEO baru Apple terdiri atas beberapa komponen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa paket pembayaran untuk posisi tertinggi di perusahaan teknologi tersebut sangat bergantung pada kepemilikan saham.

Berikut rincian target kompensasi Ternus untuk tahun fiskal 2027:

  • Gaji pokok: USD 3 juta.

  • Hibah saham tahunan: USD 55 juta.

  • Total target kompensasi: USD 58 juta.

  • RSU berbasis kinerja: 75 persen dari hibah saham.

  • Saham berbasis waktu: 25 persen dari hibah saham.

Dengan demikian, gaji pokok hanya menjadi sebagian kecil dari keseluruhan paket kompensasi yang ditetapkan Apple untuk CEO barunya.

Nilai terbesar berasal dari hibah saham tahunan. Besaran tersebut juga memiliki mekanisme pemberian yang berbeda antara saham berbasis kinerja dan saham berbasis waktu.

Saham Berbasis Kinerja

Sebagian besar hibah saham Ternus akan berbentuk RSU berbasis kinerja. Pemberiannya tidak hanya ditentukan berdasarkan posisi Ternus sebagai CEO, tetapi juga dikaitkan dengan performa saham Apple.

Kinerja yang menjadi dasar penilaian adalah total return seluruh pemegang saham Apple dibandingkan dengan perusahaan lain yang masuk dalam indeks S&P 500.

Artinya, pencapaian Ternus sebagai CEO akan memiliki kaitan dengan kemampuan Apple memberikan hasil bagi para pemegang saham dibandingkan perusahaan lain dalam kelompok pembanding tersebut.

Skema ini membuat sebagian besar kompensasi saham Ternus bersifat tidak tetap. Nilai yang akhirnya diterima dapat dipengaruhi oleh pencapaian perusahaan berdasarkan indikator yang telah ditentukan.

Saham Berbasis Waktu

Sementara itu, bagian hibah saham yang berbasis waktu diberikan secara bertahap. Apple menetapkan pemberian sebesar 12,5 persen setiap enam bulan selama periode empat tahun.

Dengan mekanisme tersebut, saham tidak langsung diberikan seluruhnya kepada Ternus dalam satu waktu. Pemberian dilakukan secara berkala selama masa yang telah ditentukan.

Skema vesting seperti ini juga membuat kompensasi saham berkaitan dengan keberlanjutan masa kerja penerimanya di perusahaan.

Ternus Juga Mendapat Kompensasi untuk 2026

Selain paket kompensasi untuk tahun fiskal 2027, Ternus juga akan mendapatkan bonus saham untuk tahun 2026.

Nilai target bonus saham tersebut mencapai USD 2,5 juta. Pemberian dihitung secara proporsional berdasarkan bagian tahun fiskal 2026 ketika Ternus telah menjabat sebagai CEO.

Informasi mengenai kompensasi tersebut dikutip dari 9to5Mac pada Rabu, 3 September 2026. Pemberian secara proporsional tersebut berkaitan dengan masa jabatan Ternus sebagai CEO pada tahun fiskal yang sedang berjalan.

Dengan demikian, paket kompensasi yang berkaitan dengan pergantian kepemimpinan Apple tidak hanya berlaku untuk tahun fiskal berikutnya.

Berapa Gaji Ternus Sebelum Jadi CEO?

Sebelum menggantikan Cook, Ternus menjabat sebagai senior vice president Apple. Perusahaan tidak mengungkapkan secara rinci berapa besar penghasilan yang diterimanya dalam posisi tersebut.

Namun, laporan Bloomberg menyebut tingkat manajemen tersebut biasanya menerima sekitar USD 25 juta per tahun jika gaji, saham, dan bonus diperhitungkan secara keseluruhan.

Angka tersebut menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara paket kompensasi pada tingkat senior vice president dan target kompensasi yang kini ditetapkan untuk Ternus sebagai CEO.

Perubahan tersebut juga mencerminkan besarnya tanggung jawab yang melekat pada posisi CEO Apple, terutama karena Ternus kini menjadi orang yang bertanggung jawab atas arah perusahaan secara keseluruhan.

Tim Cook Tetap Dapat Kompensasi Besar

Pergantian CEO tidak membuat Tim Cook sepenuhnya meninggalkan Apple. Setelah tidak lagi menjabat sebagai CEO, Cook akan menjalankan peran baru sebagai Executive Chairman Apple.

Untuk tahun fiskal 2027, Cook ditargetkan menerima total kompensasi sebesar USD 47 juta.

Paket tersebut terdiri atas:

  • Gaji pokok: USD 2 juta.

  • Bonus saham: USD 45 juta.

  • Total kompensasi: USD 47 juta.

Besarnya paket tersebut menjadi perhatian karena Cook tidak lagi berada di posisi CEO. Nilai kompensasi yang masih mencapai puluhan juta dolar menunjukkan bahwa perannya sebagai Executive Chairman tetap dianggap penting bagi Apple.

Sebagai Executive Chairman, Cook disebut akan menangani sejumlah hubungan strategis Apple, termasuk hubungan perusahaan dengan pemerintahan Donald Trump dan pemerintah China.

Peran tersebut membuat transisi kepemimpinan Apple tidak sepenuhnya memutus keterlibatan Cook dalam urusan strategis perusahaan.

Kompensasi Cook pada 2025

Sebelum pergantian jabatan tersebut, Cook menerima total kompensasi yang jauh lebih besar pada 2025.

Apple mencatat total kompensasi Cook pada tahun tersebut mencapai USD 74.294.811. Nilai itu tidak hanya berasal dari gaji dan saham.

Komponen kompensasi Cook pada 2025 mencakup berbagai bentuk pembayaran dan fasilitas, seperti:

  1. Gaji.

  2. Saham.

  3. Bonus.

  4. Insentif non-ekuitas.

  5. Rencana pensiun.

  6. Hari libur.

  7. Biaya keamanan pribadi.

  8. Komponen kompensasi lainnya.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa kompensasi seorang pimpinan Apple dapat terdiri atas berbagai komponen selain gaji pokok.

Transisi Kepemimpinan Apple

Pengangkatan Ternus sebagai CEO menandai perubahan kepemimpinan penting bagi Apple. Setelah bertahun-tahun berada di bawah kepemimpinan Cook, perusahaan kini memasuki fase baru dengan Ternus sebagai CEO.

Paket kompensasi yang disiapkan Apple juga memperlihatkan bagaimana perusahaan mengaitkan sebagian besar imbalan CEO dengan saham dan kinerja perusahaan.

Target sebesar USD 58 juta untuk tahun fiskal 2027 terdiri dari USD 3 juta gaji pokok dan USD 55 juta hibah saham. Sementara itu, Ternus juga memperoleh target bonus saham USD 2,5 juta secara proporsional untuk periode fiskal 2026 ketika dirinya sudah menjabat sebagai CEO.

Di sisi lain, Cook tetap memperoleh kompensasi yang signifikan meskipun berpindah ke posisi Executive Chairman. Dengan paket USD 47 juta untuk tahun fiskal 2027, Cook masih diproyeksikan memiliki peran penting dalam urusan strategis Apple.

Pergantian Ternus dan perubahan posisi Cook tersebut menunjukkan bahwa transisi kepemimpinan Apple berlangsung dengan pembagian tanggung jawab yang berbeda. Ternus akan memimpin perusahaan sebagai CEO, sementara Cook tetap terlibat dalam sejumlah agenda strategis melalui perannya sebagai Executive Chairman.

(seo)

No more pages