Adapun, Danantara menyiapkan dana sekitar Rp456 miliar untuk membantu penyelesaian persoalan proyek LRT City ADCP. Namun, skema pendanaannya masih dikaji, termasuk kemungkinan melalui equity atau shareholder loan. Dia mengatakan proses tersebut ditargetkan dapat rampung pada bulan September ini agar penyelesaian proyek dapat segera berjalan.
Sebagai informasi, dukungan Danantara tersebut berkaitan dengan persoalan penyelesaian sejumlah proyek LRT City ADCP, termasuk unit yang telah terjual tetapi belum diserahterimakan kepada konsumen.
ADCP memiliki 13 proyek on hand. Dari jumlah tersebut, enam proyek telah selesai dan beroperasi, sedangkan tujuh proyek masih dalam tahap pembangunan. Total hunian yang dimiliki ADCP mencapai 9.839 unit, dengan 5.392 unit telah terjual dan 2.575 unit telah diserahterimakan.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah LRT City Bekasi Eastern Green. Proyek tersebut telah rampung secara fisik, tetapi proses serah terima kepada konsumen masih terkendala pemecahan sertifikat.
ADCP sebelumnya menjelaskan bahwa proses pemecahan sertifikat membutuhkan penyelesaian pertelaan. Perseroan juga mengupayakan skema bridging untuk mendukung kebutuhan dana dalam proses tersebut.
Persoalan ADCP juga berkaitan dengan keterbatasan likuiditas untuk menyelesaikan proyek yang masih berjalan. Pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) membutuhkan pendanaan untuk pembangunan hunian dan infrastruktur pendukung, sementara penjualan yang belum optimal memengaruhi arus kas perseroan.
(cpa/ell)





























