Logo Bloomberg Technoz

“Pesawat yang telah memperoleh izin khusus dapat dipindahkan ke lokasi lain yang membutuhkan dukungan penanganan bencana,” ujarnya.

Meski demikian, pelaksanaan reposisi tetap memperhatikan ketentuan keselamatan dan keamanan penerbangan yang berlaku.

Ditjen Perhubungan Udara melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara juga melakukan pengawasan dan sertifikasi terhadap aspek kelaikudaraan, termasuk apabila terdapat modifikasi pesawat yang diperlukan untuk mendukung kegiatan pemadaman karhutla.

Setelah aspek sertifikasi dan persyaratan teknis terpenuhi, operasi penerbangan menjadi tanggung jawab operator sesuai ketentuan dan otorisasi dalam Air Operator Certificate (AOC) yang dimiliki.

Adapun penentuan lokasi penempatan pesawat disesuaikan dengan kebutuhan penanganan bencana dan koordinasi dengan pihak berwenang, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD, pemerintah daerah, maupun instansi atau pihak yang menggunakan atau menyewa pesawat tersebut.

Selain memfasilitasi izin khusus pesawat asing, Ditjen Perhubungan Udara memastikan ketersediaan ruang udara untuk mendukung aktivitas pemadaman karhutla. Koordinasi dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memastikan informasi penerbangan yang akurat dan terkini melalui Notice to Airmen (NOTAM).

Per 20 Agustus 2026, terdapat tiga NOTAM aktif yang berkaitan dengan aktivitas penanganan karhutla. Ketiganya yakni A3042/26 mengenai reservasi ruang udara untuk kegiatan water bombing, B0860/26 terkait reservasi ruang udara untuk kegiatan water bombing dan air patrol di wilayah Kalimantan Barat, serta B0815/26 yang menginformasikan tidak tersedianya Taxiway Alpha di Bandara Banjarmasin akibat aktivitas pesawat water bombing.

Selain itu, terdapat satu NOTAM aktif terkait penutupan bandara akibat kondisi asap karhutla. NOTAM C0977/26 menginformasikan penutupan sementara Bandara Nabire akibat kondisi asap yang berasal dari kebakaran hutan.

Lukman mengatakan Ditjen Perhubungan Udara terus memantau kondisi operasional penerbangan di wilayah terdampak karhutla dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Kegiatan pemadaman dapat berlangsung secara efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kelancaran penerbangan,” kata Lukman.

(fik/ros)

No more pages