Kasus ISPA di Wilayah Karhutla 13.449, Lebih Tinggi dari 2025
Muhammad Fikri
28 August 2026 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 13.449 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) secara kumulatif di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama Juli-Agustus 2026. Sebanyak 4.082 kasus masih tercatat hingga 27 Agustus 2026.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan kasus ISPA pada 2026 tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peningkatan mulai terlihat pada awal musim kemarau atau periode minggu ke-27 hingga minggu ke-33 (Juli-Agustus), seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap karhutla.
“Kalau teman-teman bisa lihat di grafik itu, ISPA tahun ini lebih banyak daripada ISPA tahun kemarin,” kata Dante dalam konferensi pers Kemenkes, Jumat (28/8/2026).
Menurut dia, karhutla yang berulang setiap tahun di sejumlah wilayah telah memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat. Kemenkes mencatat wilayah terdampak karhutla mencakup 7 provinsi dan 63 kabupaten/kota, dengan total populasi terdampak mencapai 5.419.467 orang.
“Karhutla ini kan berulang, timbul terus, hampir tiap tahun, dari beberapa tahun, lebih dari satu dekade ini selalu muncul di beberapa tempat. Dan ternyata teman-teman bisa lihat, tahun ini angka ISPA-nya lebih besar daripada angka ISPA tahun kemarin,” ujarnya.


































