Logo Bloomberg Technoz

"Sehingga ini sangat berdampak karena terjadi perusakan untuk 75 kunjungan perusak total. Ada 20 kunjungan terdampak di dekat Dusun Sarir juga dan 11 tempat pertemuan," tambah Widiyanti dalam rapat tersebut.

Selain itu, sebanyak 69 art shop atau UMKM turut terdampak akibat kebakaran. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 320 pelaku pariwisata atau 189 kepala keluarga yang terdampak.

Mereka terdiri dari berbagai kelompok masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pariwisata, mulai dari pemandu lokal, pengrajin tenun, penjual suvenir, pelaku seni, pengelola parkir, hingga pelaku usaha lainnya.

Kemenpar Siapkan Pemulihan Jangka Panjang

Untuk pemulihan jangka panjang, Kementerian Pariwisata menyiapkan empat langkah utama. Pertama, membentuk tim kerja lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat adat untuk mendata secara rinci masyarakat serta pekerja yang terdampak.

Kedua, pemerintah berencana membuka satu akun donasi sebagai pintu pengumpulan dana untuk mendukung rekonstruksi desa. Ketersediaan bahan baku untuk membangun kembali rumah tradisional juga menjadi salah satu tantangan dalam proses pemulihan.

Ketiga, Kemenpar akan menyusun master plan rekonstruksi bersama pemangku kepentingan dan masyarakat. Rencana tersebut akan diarahkan agar pembangunan kembali sesuai kebutuhan desa sekaligus mempertahankan karakter dan identitas Sade.

Master plan tersebut diharapkan dapat menjadi proyek percontohan bagi desa adat lain, termasuk dalam memperkuat mitigasi risiko dan keselamatan tanpa menghilangkan karakter tradisional.

Kemenpar juga menilai pembangunan kembali perlu dilengkapi dengan proteksi kebakaran terintegrasi, seperti titik alat pemadam api ringan (APAR) komunal yang menyatu dengan estetika desa serta embung atau penampungan air darurat.

Infrastruktur dasar seperti amenitas, sanitasi, pengelolaan sampah, dan sistem proteksi kebakaran juga masuk dalam perhatian rekonstruksi.

Keempat, Kemenpar akan mendorong pembangunan rumah layak tinggal bagi masyarakat adat Sade. Program serupa sebelumnya telah dilakukan bersama pemerintah daerah dan Kemenpar melalui pembangunan 40 unit rumah layak tinggal.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat adat Sade kembali menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus memulihkan kegiatan pariwisata yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.

(dec)

No more pages