Menurut data pemerintah, ekspor dari negara Amerika Selatan ini rata-rata mencapai 215.000 barel per hari tahun ini, di mana sebagian besar pasokan ditujukan ke AS dan Cile.
Perusahaan Jepang, Eneos Holdings Inc dan Taiyo Oil Co, baru-baru ini membeli minyak Medanito; ini merupakan kali pertama kilang minyak negara tersebut membeli jenis minyak ini.
Hyundai Oilbank Co dari Korea Selatan, serta perusahaan besar China, PetroChina Co dan Shaanxi Yanchang Petroleum, juga tercatat sebagai pembeli. Kargo-kargo tersebut memiliki jadwal pemuatan yang mencakup periode Agustus hingga Oktober.
Eneos, Taiyo, Hyundai, PetroChina, dan Yanchang belum segera menanggapi permintaan komentar yang dikirim melalui surel.
Menurut data Argentina hingga Juli, ekspor ke Asia rata-rata mencapai rekor 35.000 barel per hari tahun ini—lebih dari lima kali lipat rata-rata tahun sebelumnya. Negara Amerika Selatan ini telah meningkatkan pengeboran minyak Medanito dari formasi shale Vaca Muerta seiring dengan kebangkitan sektor energinya di bawah pemerintahan Presiden libertarian Javier Milei.
Daya tarik Medanito terletak pada harganya yang lebih murah dibandingkan WTI dengan kualitas serupa, serta tidak perlu melewati titik-titik jalur pelayaran sempit untuk mencapai Asia.
Menurut para trader, jenis minyak ini dijual dengan potongan harga sekitar US$1 hingga US$2 per barel dibandingkan dengan minyak AS. Minyak tersebut diangkut melewati ujung selatan Amerika Selatan sebelum melintasi Samudra Pasifik menuju Asia, sehingga tidak perlu melewati Terusan Panama ataupun Terusan Suez.
Ada sejumlah kendala infrastruktur untuk ekspor melalui jalur laut, karena pelabuhan-pelabuhan Argentina hanya mampu memuat kapal jenis Aframax, bukan kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar (Very Large Crude Carriers/VLCC).
Proyek Vaca Muerta Oil Sur, yang dijadwalkan mulai beroperasi tahun depan, diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah ini dan semakin meningkatkan volume pengiriman. Proyek ini mencakup pembangunan jaringan pipa minyak mentah dan terminal yang mampu menampung kapal-kapal tanker berukuran terbesar.
(bbn)































