Logo Bloomberg Technoz

Libatkan DSI dan Bea Cukai, Destry Janji Tata Lalu Lintas Devisa

Pramesti Regita Cindy
27 August 2026 09:20

Calon Gubernur BI Destry Damayanti bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Calon Gubernur BI Destry Damayanti bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyatakan bahwa salah satu inisiatif yang akan ia kembangkan sebagai calon gubernur Bank Indonesia adalah kebijakan lalu lintas devisa (LLD). 

Hal ini menurut Destry dilakukan sesuai dengan peran BI dalam amanat undang-undang dan dengan mempertimbangkan berbagai tantangan dari sektor eksternal makro dan infrastruktur LLD.

“Kami ke depan akan melakukan refocusing dan revitalisasi kebijakan LLD, khususnya terkait dengan pengawasan berbasis digital dan subtech,” kata Destry dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur BI bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (26/8/2026).


Menurut Destry hal ini penting mengingat besarnya potensi underinvoicing yang cukup besar. Meski demikian, Destry menyebut bahwa penguatan ini tak bisa dilakukan oleh BI sendirian.

Ditemui seusai fit and proper test, Destry menyebut bahwa selama ini BI sudah melakukan monitoring LLD namun masih secara parsial. Ke depan, Destry berencana untuk melakukan monitoring LLD secara granular dengan melakukan subtech.