Logo Bloomberg Technoz

“Jadi ini situasi yang kalau mereka hanya bicara inflasi naik, mereka langsung bisa naikkan suku bunga. Tapi ini enggak. Mereka menghadapi perlambatan ekonomi juga. Ini yang menyebabkan mereka harus membalancing,” katanya.

“Nah ini di Bank Indonesia kami coba membalancing dengan berbagai kebijakan yang kami miliki makanya kami menamakannya bauran kebijakan Bank Indonesia.”

Kebijakan tersebut termasuk kebijakan moneter, makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran. Selain itu terdapat sejumlah kebijakan pendukung seperti pendalaman pasar uang dan valas.  

Pendalaman Pasar Uang dan Valas

Destry menyebut pendalaman pasar uang dan valas tersebut merupakan salah satu kebijakan yang ingin ia perdalam apabila ia menjadi Gubernur Bank Indonesia nanti,

“Apalagi dengan target [pertumbuhan ekonomi] pemerintah 8%, pasti akan butuh financing yang besar,” katanya.

Destry memaparkan pengembangan pasar uang dalam 6 tahun terakhir sudah mengalami eprtumbuhan sebesar 6 kali lipat dengan pengembangan uang valas sebesar 3 kali lipat.

Dengan demikian, rata-rata transaksi pasar valas per hari kini mencapai sekitar US$12 miliar, meningkat dibandingkan dengan 2020 yang masih berada di kisaran US$3-4 miliar.

“Jadi ini adalah makin dalam pasarnya, maka tentu stabilitas dari rupiah juga akan makin terjaga, kemudian juga sumber pembiayaan untuk pembangunan juga akan makin bisa kita dorong,” kata Destry.  

“Jadi dalam hal ini memang kalau kita lihat stabilisasi tidak bisa kita hanya capai dari kebijakan moneter.”

Oleh karenanya Destry beralasan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) terakhir BI, senjata BI daplam menstabilkan nilai tukar tak cuma berasal dari kenaikan suku bunga saja, salah satu yang dilakukan adalah lewat pendalaman pasar uang dan valas.

Salah satunya adalah dengan memberikan insentif dan juga hedging cost yang relatif lebih murah karena BI membutuhkan lebih banyak aliran dana asing yang masuk.

“Dan Alhamdulillah itu juga tercapai sehingga baik SRBI ataupun SBN juga sudah mengalami inflow. Dan itu sedikit banyak menambah supply valas juga di market,” ujarnya.

(ell)

No more pages