Pemanasan Global Tingkatkan Penyebaran Chikungunya
Redaksi
22 August 2026 15:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - CEO produsen vaksin Bavarian Nordic mengatakan pemanasan global meningkatkan penyebaran virus tick-borne encephalitis (TBE) dan chikungunya.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (22/8/2026), bisnis kesehatan perjalanan Bavarian Nordic mendapat keuntungan dari tingginya permintaan vaksin. Penjualan vaksin chikungunya Vimkunya, yang disetujui di AS dan Uni Eropa pada Februari 2025, melonjak 415% pada kuartal kedua, sementara pendapatan dari vaksin TBE Encepur naik 58%.
“Jumlah wilayah di Jerman yang kini dianggap berisiko terkena TBE terus bertambah setiap tahun,” kata CEO Paul Chaplin kepada Reuters, sebagai salah satu contoh dampak yang dirasakan pasar utama perusahaan tersebut.
Menurut Chaplin, penyakit ini setiap tahun menyebar semakin ke utara dari wilayah yang secara tradisional menjadi pusat penyebarannya di Jerman bagian selatan. Kasus TBE juga meningkat di Skandinavia, seiring dengan semakin hangatnya iklim dan musim dingin yang lebih ringan yang menyebabkan populasi kutu meningkat dan menyebar ke wilayah yang lebih luas.
Tahun lalu, 693 kasus TBE dilaporkan di Jerman, jumlah tertinggi ketiga sejak pengumpulan data dimulai pada 2001, menurut Robert Koch Institute dalam buletin epidemiologi yang diterbitkan pada Februari. Lembaga tersebut juga menambahkan dua wilayah baru yang masuk kategori berisiko.
































