Logo Bloomberg Technoz

Sebanyak 268 saham menguat, dan 206 saham melemah. Sementara, 215 saham tidak bergerak.

Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, Jumat (21/8/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas, saham–saham komoditas dan pertambangan, penguatan nilai tukar rupiah mencapai Rp17.740/US$, serta net buy asing Rp733 miliar, jadi sentimen utama IHSG. Keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate di 5,75%, juga jadi katalis.

“Kami memproyeksikan IHSG masih berpeluang menguat dengan support 6.440 dan resistance 6.515–6.550. Breakout 6.440 menjaga struktur bullish, meski profit taking tetap perlu diwaspadai setelah kenaikan signifikan,” papar BRI Danareksa.

Dari sisi global, yield US Treasury 10Y turun 7 bps ke 4,64% dan DXY melemah 0,9% ke 98,8 setelah Treasury meningkatkan buyback obligasi tenor panjang menjadi minimal US$4 miliar per operasi, memberikan ruang bagi aset berisiko dan emerging markets.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah INET, BUMI, dan SSIA.

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menyebut, secara teknikal, histogram positif MACD berlanjut melebar dan Stochastic RSI bergerak menguat di area pivot. IHSG ditutup mendekati level MA100 dengan volume yang meningkat. 

“Sehingga diperkirakan jika IHSG bertahan di atas level MA100, maka berpotensi akan menguji level berikutnya di 6.600 serta berpotensi menutup gap di 6.700,” mengutip analisis Phintraco pagi hari ini.

Namun memang patut dan perlu diwaspadai sentimen negatif eksternal dan menjelang akhir pekan. Salah satunya menyoal kenaikan harga minyak mentah yang ditutup menguat lebih dari 2% point–to–point, setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) menyatakan AS akan memberlakukan sanksi yang berat terhadap Iran.

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BRMS, MDKA, AMMN, WIFI, EMTK, dan SCMA.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya Bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya harga beberapa komoditas dan aksi beli investor asing berpeluang menjadi sentimen positif. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.440–6.380 dan resistance 6.560–6.625,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham UNVR, INCO, KLBF, TAPG, SIMP, dan HRUM.

Terlebih lagi Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang kembali meningkat, kembali naiknya harga minyak.

“IHSG berpotensi Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MYOR, TOBA, dan MIKA.

(fad)

No more pages