Tabung CNG 3 Kg Dianggap Layak Buat Sektor UMKM Kuliner
Sabrina Mulia Rhamadanty
21 August 2026 09:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, menilai penggunaan compressed natural gas (CNG) 3 kilogram (kg) akan berjalan efektif jika diterapkan pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kuliner atau food and beverage (FnB).
"Kalau sudah digunakan di restoran FnB yang skalanya besar dan terbukti lebih murah, semestinya cukup layak untuk dicobakan di UMKM," ujar Faisal saat dihubungi pada Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, potensi efisiensi biaya operasional menjadi alasan utama pengenalan energi alternatif ini. Faisal menjelaskan bahwa CNG dapat menekan biaya produksi sehingga berpeluang meningkatkan daya saing para pelaku usaha sektor FnB.
“Dari segi ekonomis, dalam skala besar peralihan bisnis kuliner ke CNG terbukti mampu memangkas biaya operasional bahan bakar hingga 20% karena harganya yang cenderung lebih stabil dan lebih terjangkau dibandingkan LPG,” ungkapnya.
Namun, penerapan teknologi baru ini membutuhkan tahap uji coba terlebih dahulu. Ia menegaskan bahwa program percontohan tersebut harus menyasar kelompok usaha yang tepat, yakni UMKM kuliner yang bergantung pada penggunaan tabung gas untuk proses memasak harian.





























