Logo Bloomberg Technoz

"Insyaallah tahun depan. Sudah ada beberapa kabupaten, kepala daerah sudah ada yang beberapa berkomunikasi dengan saya," ujarnya.

Rencana pembangunan Sinewara sebelumnya disampaikan PFN dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI pada pertengahan Februari 2026. Saat itu, PFN menyebut pengembangan bioskop negara tersebut salah satunya dilatarbelakangi oleh belum meratanya persebaran bioskop di Indonesia.

Berdasarkan data PFN yang disampaikan dalam rapat tersebut, Indonesia saat itu memiliki sekitar 505 bioskop dengan total 2.401 layar. Persebarannya masih didominasi Pulau Jawa, yakni sekitar 70% bioskop berada di Jawa, 15% di Sumatra, dan 5% di Kalimantan.

Dalam rapat tersebut, Riefian yang akrab disapa Ifan mengatakan Indonesia idealnya memiliki sekitar 20.000 layar bioskop. PFN menargetkan setidaknya setengah dari kebutuhan tersebut atau sekitar 10.000 layar dapat terpenuhi.

"Harusnya Indonesia mempunyai 20 ribu layar. Yang menjadi target setengahnya, let's say 10 ribu layar. Sedangkan dari data yang kami punya sekarang, di negara kita sekarang hanya punya sekitar 2.400. Di mana balik lagi, tingkat penyebarannya sangat tidak rata," kata Ifan dalam rapat Komisi VII DPR RI pada Februari 2026.

Sebagai tahap awal, PFN sebelumnya merencanakan pembangunan Sinewara di kantor pusat PFN di kawasan Otista, Jakarta, sebagai proyek percontohan bioskop negara.

"Road map daripada PFN ke depan, PFN akan mendirikan bioskop negara pertama yang bernama Sinewara yang berlokasi di Otista, itu di PFN. Ini sebagai pilot project untuk bioskop negara pertama," ujar Ifan.

PFN juga mendorong pemerintah daerah untuk ikut mengembangkan Sinewara di wilayah masing-masing melalui skema kepemilikan saham. Dengan demikian, pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan ekosistem bioskop di daerah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap tontonan film.

"Semoga ini bisa menjadi stimulan dan juga trigger untuk daerah-daerah lain mengembangkan bioskop negara ini, dengan cara bergabung menjadi salah satu shareholder," kata Ifan.

Sinewara dirancang PFN sebagai wadah yang dapat menjadi rumah bagi film-film nasional sekaligus mendorong pemerataan akses bioskop di berbagai daerah di Indonesia.

(dec)

No more pages