Logo Bloomberg Technoz

Riuh Kopdes Digunakan Olahraga, Menkop Siapkan Aturan Operasional

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 August 2026 17:40

Ferry Juliantono jadi Menteri Koperasi gantikan Budi Arie. (Bloomberg Technoz/Dova)
Ferry Juliantono jadi Menteri Koperasi gantikan Budi Arie. (Bloomberg Technoz/Dova)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koperasi Fery Juliantono buka suara ihwal viralnya video gedung Koperasi Desa Murah Putih (KDMP) atau Kopdes digunakan untuk olahraga bulutangkis di Cilacap, Jawa Tengah.

Fery mengaku tak masalah gedung Kodpes digunakan untuk olahraga bulutangkis, namun dia menegaskan Kopdes tersebut dalam waktu dekat bakal mulai beroperasi.

Oleh sebab itu, Fery menyatakan bakal terdapat aturan yang diterbitkan untuk mengatur operasional dan sistem manajerial Kopdes.

Enggak apa-apa, sbentar, kan. tapi, kan, sebentar lagi dimulai operasionalnya,” kata Fery kepada awak media, di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (17/8/2026).

“Sebentar lagi akan ada peraturan tentang Peraturan Presiden tentang operasionalnya bersamaan dengan manajer Koperasi juga sudah mulai dipersiapkan, dan sudah, langsung jalan,” lanjutnya.

Fery menargetkan bakal terdapat 10.000 lebih Kopdes yang sudah berdiri bangunannya pada September mendatang.

Bersamaan dengan itu, lanjut dia, sejumlah Kopdes bakal mulai menjalankan operasionalnya secara menyeluruh.

“Belum [semua 10.000 beroperasi]. Kalau yang bangunan fisiknya lebih dari itu, yang operasional bisa lebih dari itu,” tutur dia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan target pembangunan hingga 35.000 Koperasi Desa Merah Putih atau Kopdes yang tersebar di berbagai desa pada seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini meneruskan apa yang sudah pemerintah tuntaskan pembangunannya sebanyak 25.000 KDMP, yang difungsikan sebagai pembeli hasil panen dari petani atau masyarakat desa atau offtaker.

“Koperasi Desa Merah Putih kita sudah selesaikan 25.000 dan tahun depan diperkirakan 30.000 hingga 35.000,” ujar Zulhas dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Sekadar informasi, Kemenko Pangan juga menetapkan target penyelesaian 35.000 pembangunan Kopdes Merah Putih hingga Agustus 2026.

Pemerintah juga menyatakan akan memfokuskan penyelesaian 1.300 hingga 2.000 Kampung Nelayan Merah Putih. Kerja pembangunan kampung nelayan juga diteruskan hingga tahun depan dalam wujud program kampung budidaya tematik.

“40.000 budidaya tematik di 40.000 desa [dilakukan] secara bertahap,” terang dia, yang pernah disampaikan bahwa program khusus para nelayan ini memiliki sasaran kemandirian ekonomi.