Perebutan Pasokan Kian Sengit, Harga Tembaga Naik Dekati Rekor
News
17 August 2026 13:11

Bloomberg News
Bloomberg, Harga tembaga naik mendekati rekor tertinggi, dengan selisih harga (spread) utama di London melebar hingga ke level ekstrem—tanda adanya persaingan ketat untuk mendapatkan pasokan jangka pendek.
Harga spot logam ini sempat diperdagangkan hingga US$518,50 per ton di atas harga kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange, selisih terbesar sejak peristiwa squeeze (kelangkaan pasokan) besar-besaran pada 2021 yang mengguncang pasar. Struktur backwardation ini merupakan ciri khas kondisi di mana permintaan jangka pendek melampaui ketersediaan pasokan.
Harga tembaga telah naik hampir 16% tahun ini, karena arus masuk logam dalam jumlah besar ke AS—sebagai antisipasi terhadap keputusan tarif dari pemerintahan Trump—menyebabkan berkurangnya pasokan di pasar wilayah lain.
Pada saat yang sama, investor mulai tertarik pada prospek jangka panjang berupa permintaan yang kuat akibat transisi energi, serta tantangan industri yang kian berat dalam menemukan dan mendanai lokasi tambang baru.































