Lala diperkirakan mengguyurkan hujan setinggi 8 hingga 12 inci (sekitar 20 hingga 30 cm) di seluruh wilayah Big Island dan Maui, dengan curah hujan lokal yang bisa mencapai hingga 25 inci (sekitar 63 cm) di Big Island.
Menurut pusat badai tersebut, hujan deras ini dapat memicu banjir dan tanah longsor yang mengancam keselamatan jiwa, terutama di wilayah dengan medan yang curam.
Jika menghantam Big Island, Lala akan menjadi badai pertama yang melanda pulau tersebut sejak sekitar tahun 1900, ujar Carl Erickson, seorang ahli meteorologi di AccuWeather Inc.
"Dampak terbesar bagi kepulauan Hawaii adalah curah hujannya; kami mengkhawatirkan terjadinya banjir bandang dan tanah longsor," kata Erickson.
"Tampaknya Big Island akan menjadi wilayah yang paling parah terdampak oleh badai ini."
Hawaiian Electric Industries Inc. menginformasikan kepada pelanggan bahwa mereka telah menyiagakan lebih dari 500 karyawan dan pekerja lainnya untuk membantu penilaian kerusakan.
Upaya pemulihan aliran listrik baru akan dimulai setelah badai berlalu, menurut pernyataan yang dirilis pada Jumat.
Fenomena El Niño yang sedang berkembang di Samudra Pasifik menciptakan kondisi yang lebih mendukung terbentuknya badai di dekat Hawaii; wilayah ini sebelumnya sempat nyaris terdampak badai saat Fausto mendekati negara bagian tersebut awal tahun ini.
Medan pegunungan Hawaii dapat meningkatkan intensitas curah hujan dan membuat pulau-pulau tersebut rentan terhadap banjir yang merusak.
Beberapa sistem tekanan rendah jenis "Kona low" telah membawa hujan deras ke kepulauan tersebut awal tahun ini.
Lala diperkirakan akan menguat pada Jumat waktu setempat, meskipun jalur pergerakannya yang pasti masih belum dapat dipastikan.
Sebagian besar prakiraan menunjukkan pusat badai (mata badai) akan melintas tepat di sebelah selatan Big Island, sementara beberapa prakiraan lain memperkirakan badai akan menyerempet sebagian wilayah pulau tersebut.
Maui diperkirakan diguyur hujan dengan curah hampir satu kaki (sekitar 30 cm), sementara wilayah lain di negara bagian tersebut diperkirakan akan menerima curah hujan antara 4 hingga 6 inci (sekitar 10 hingga 15 cm).
Status waspada dan peringatan badai tropis telah diberlakukan untuk Maui, Lanai, Molokai, Kahoolawe, Oahu, Niihau, dan Kauai.
Hingga pukul 20.27 waktu New York, menurut data FlightAware, sebanyak 60 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Daniel K. Inouye di Honolulu mengalami penundaan, begitu pula dengan empat penerbangan dari Hilo.
(bbn)































