Untuk keseluruhan 2026, defisit tersebut kemungkinan akan menjadi yang terbesar dalam lima tahun, kata IEA dalam laporan yang dirilis Rabu.
Harga minyak mentah menuju kenaikan mingguan setelah berbulan-bulan diperdagangkan dengan volatilitas tinggi.
Para trader terus memantau upaya yang berlangsung secara intermiten antara Teheran dan Washington untuk mengakhiri konflik mereka.
Perang di Timur Tengah—serta pertempuran antara Ukraina dan Rusia—telah memperketat pasar minyak dan produk turunannya, sehingga mendorong inflasi.
Di Amerika Serikat, harga bensin dan solar belum pernah semahal ini pada periode selarut ini dalam setahun, menurut American Automobile Association (AAA).
Kondisi tersebut terjadi ketika jutaan warga Amerika biasanya melakukan perjalanan darat untuk berlibur dan mengunjungi keluarga.
- WTI untuk pengiriman September turun 0,8% menjadi US$82,61 per barel pada pukul 06.01 waktu Singapura.
- Brent untuk penyelesaian Oktober naik tipis 7 sen menjadi US$88,98 per barel.
(bbn)





























