UEFA, yang anggotanya menaungi liga-liga sepak bola terkaya di dunia, memimpin upaya untuk menggulingkan Infantino. Badan sepak bola Eropa tersebut, yang mencakup lima dari enam juara Piala Dunia putra terakhir, sedang mempertimbangkan untuk memboikot Piala Dunia dan turnamen FIFA lainnya jika Infantino tetap menjabat sebagai presiden. Pemilihan presiden FIFA berikutnya akan digelar pada Maret, dan Infantino berencana mencalonkan diri untuk masa jabatan empat tahun ketiga, yang menjadi periode terakhir yang dapat dia jalani.
Tekanan tersebut semakin meningkat setelah UEFA mulai melakukan pembicaraan awal untuk menggelar turnamen internasional tandingan FIFA, menurut sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut. Pembicaraan itu melibatkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Concacaf, federasi yang menaungi kawasan Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia.
Langkah tersebut dapat mengancam rangkaian turnamen FIFA yang sangat menguntungkan. Piala Dunia menghasilkan pendapatan lebih dari US$9 miliar pada edisi 2026, rekor tertinggi. Dalam unggahannya pada Senin, Trump mengatakan jika Infantino tidak lagi menjabat, Piala Dunia “tidak akan pernah sesukses atau menguntungkan seperti sebelumnya!”
Turnamen besar pertama yang akan terdampak jika terjadi boikot adalah Piala Dunia Wanita 2027 di Brasil, meski sejumlah turnamen kelompok usia muda dijadwalkan dimulai dalam beberapa bulan mendatang.
(bbn)































