Logo Bloomberg Technoz

Harga emas dunia pagi ini bergerak di US$ 4.257/troy ons, naik 0,43% dari posisi sebelumnya. Kenaikan ini memangkas penurunan yang terjadi Kamis, dan melanjutkan penguatan tajam pada Rabu (5/8/2026). yang sempat terangkat 4,14% dari US$ 4.044/troy ons, menjadi US$ 4.246/troy ons pada penutupan perdagangan hari itu. 

Berita dari Timur Tengah menjadi sentimen positif bagi harga emas. Kesepakatan antara Iran dan Oman untuk membuka kembali sebagian jalur pelayaran di Selat Hormuz dikabarkan telah memasuki tahap akhir, dengan kesepahaman secara prinsip telah tercapai untuk hampir seluruh isu yang dibahas.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengatakan pada Rabu malam bahwa kesepakatan terkait Selat Hormuz sudah dekat dan pemerintahannya terus berkomunikasi dengan Iran. "Kami sedang berbicara. Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi," ujar Trump dalam sebuah kampanye di Las Vegas, seperti dikutip Bloomberg News. 

Namun, Trump sebelumnya juga beberapa kali mengklaim adanya terobosan diplomatik yang pada akhirnya tidak menghasilkan kesepakatan permanen. Pernyataan ini membuat harga minyak kembali terkerek menjadi US$83/barel, setelah sempat berada di posisi US$79,6/barel kemarin. 

Meski begitu, menurut Ryan McKay, Senior Commodity Strategist di TD Securities, emas masih mampu bertahan di kisaran US$4.000 per troy ounce dalam beberapa pekan terakhir, didukung oleh aksi beli dari dana makro diskresioner serta sejumlah dana besar di Shanghai Futures Exchange.

(dsp)

No more pages