Purbaya menyebut bahwa indikator-indikator tersebut menunjukkan kuatnya fondasi perekonomian Indonesia. Ia bilang, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan melalui kebijakan fiskal yang responsif sehingga permintaan domestik tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Soroti Pentingnya Industri Otomotif
Purbaya juga menyebutkan pentingnya peran industri otomotif sebagai penggerak perekonomian nasional. Purbaya bilang, industri ini tak cuma mendorong konsumsu masyarakat, namun juga memiliki efek berganda terhadap sektor manufaktur, investasi, dan penyerapan tenaga kerja.
Ia juga menyebut jika diperlukannya sinergi antara regulasi pemerintah dan kesiapan pelaku industri, terutama industri otomotif untuk memperkuat daya saing industri otomotif nasional.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan industri sekaligus mengakselerasi transformasi menuju kendaraan berteknologi rendah emisi.
"Tantangan ke depan bukan lagi hanya mendorong adopsi kendaraan listrik, tetapi juga memaksimalkan nilai tambah domestik, investasi, penciptaan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing industri nasional," katanya.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga meyakini bahwa penjualan otomotif khususnya mobil akan bisa melebihi target di tahun ini. Hal ini menilik penjualan kendaraan roda empat hingga akhir semester I-2026.
“Angka yang tadi saya sampaikan 850 Ribu unit minimal target tahun ini, seharusnya bukan menjadi batas atas. Angka tersebut merupakan titik awal,” kata Agus dalam gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Kamis (30/7/2026).
Gaikindo mencatat pertumbuhan dua digit penjulan mobil nasional sepanjang Juni 2026 mencapai 32,9% secara tahunan (year-on-year/yoy) atau sebesar 77.550 unit dibandingkan Juni 2025 yang hanya mencapai 58.363 unit.
Menyitir data dari asosiasi industri otomotif tersebut, Selasa (14/7/2026) secara kumulatif secara year to date (ytd) atau sepanjang enam bulan berjalan tahun ini (Januari-Mei 2026) penjualan mobil secara wholesales atau dari pabrikan ke dealer di dalam negeri juga menunjukkan tren positif.
Gaikindo mencatat terjadi kenaikan hingga 16% atau 436.564 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 376.707 unit.
(ell)






























