Ketiga, guncangan eksternal besar berupa harga energi yang tinggi dan pelemahan rupiah menciptakan inflasi impor, sehingga meningkatkan biaya produksi dalam negeri. Selain itu, keputusan pemerintah untuk menaikkan harga Pertamax mengikis daya beli masyarakat karena kenaikan biaya transportasi kelas menengah.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) terus melemah kuartal II-2026, turun dari 123 pada April 2026 menjadi 120,9 pada Mei 2026 dan 117,8 pada Juni 2026. IKK memiliki rata-rata sebesar 120,6 pada kuartal II-2026, turun sebesar 4,4 poin dibandingkan rata-rata 125,0 pada triwulan sebelumnya. Angka pada Juni 2026 juga menjadi pertama kalinya IKK turun di bawah 120 sejak September 2025.
Menurut Riefky, penurunan ini bersifat menyeluruh, mencerminkan melemahnya pandangan terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospek ekonomi ke depan. Antara April dan Juni, Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) turun dari 116,5 menjadi 109,2, sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga menurun dari 129,6 menjadi 126,4.
Pada bulan Juni 2026, Riefky memaparkan persepsi terhadap pendapatan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, dan kondisi pembelian barang secara menyeluruh memburuk, mengindikasikan meningkatnya kehati-hatian masyarakat terhadap kondisi keuangan mereka saat ini maupun prospek ekonomi di masa depan.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, IKK menurun di seluruh kelompok pengeluaran rumah tangga antara April dan Juni. Namun, penurunan paling tajam terjadi pada rumah tangga dengan pengeluaran sebesar Rp4,1 juta – Rp5 juta per bulan, di mana IKK mereka turun 12,7 poin, dari 127,6 menjadi 114,9.
Hal ini diikuti oleh rumah tangga dengan pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan, yang indeksnya turun 6,8 poin, dari 128,2 menjadi 121,4. Penurunan yang lebih tajam pada rumah tangga dengan tingkat pengeluaran lebih tinggi mencerminkan eksposur mereka yang lebih besar terhadap peningkatan harga Bahan Bakar Mineral (BBM) non-subsidi pada bulan Juni 2026, meskipun pelemahan IKK telah dimulai sebelum kenaikan harga tersebut.
(lav)































