Logo Bloomberg Technoz

Riuh Tudingan Izin Tambang Baru di Raja Ampat, Bahlil Bantah

Azura Yumna Ramadani Purnama
04 August 2026 12:40

Cabut 4 IUP Tambang Raja Ampat, Bahlil Kini Bantah Greenpeace (Diolah dari Berbagai Sumber)
Cabut 4 IUP Tambang Raja Ampat, Bahlil Kini Bantah Greenpeace (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membantah terdapat penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) nikel baru di wilayah Raja Ampat.

Dia menegaskan Kementerian ESDM sudah mencabut empat dari lima IUP di wilayah Raja Ampat.

Bahlil menyatakan saat ini hanya PT Gag Nikel—anak usaha PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) atau Antam — yang masih beroperasi di Raja Ampat.


Adapun, pernyataan tersebut disampaikan membantah laporan lembaga pemerhati lingkungan Greenpeace Indonesia yang menduga terdapat upaya pengurusan IUP nikel baru di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya.

“Siapa yang menyampaikan itu? Oh Greenpeace? Ini kayak maha tahu saja dia. Mungkin dia mengeluarkan izin kali,” kata Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Senin (3/8/2026).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam kunjungan ke tambang nikel di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Sabtu (7/6/2025)./dok. ESDM