“Saya menyampaikan apresiasi terima kasih saya atas nama bangsa Indonesia kepada pemerintah Tailan atas bantuannya dan kerja sama yang erat yang telah membantu fasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam. Jumlahnya cukup besar, mendekati hampir seribu Warga Negara Indonesia,” ucap Prabowo.
Ke depan, Prabowo menyatakan kedua negara menyepakati untuk memperkuat kerja sama dalam pertukaran informasi, intelijen, dan kerja sama investigasi bersama.
“Selanjutnya pelacakan aliran keuangan, koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan transnasional,” ungkap dia.
Lalu, Prabowo menyatakan RI–Tailan mendukung pengembangan transnational referral mechanism (TRM) untuk mempercepat perlindungan, identifikasi, dan pemulangan korban kejahatan transnasional.
Beralih ke ekonomi, Prabowo dan PM Tailan optimis target perdagangan sebesar US$20 miliar pada tahun 2030 dapat dicapai melalui implementasi peta jalan kemitraan strategis.
“Kami juga sepakat memperluas investasi, meningkatkan akses pasar, mempererat kemitraan antar pelaku usaha, antara lain dengan menyelenggarakan Joint Trade Commission yang pertama kali dalam sejarah sebagai mekanisme untuk membahas peluang bisnis dan mengatasi berbagai hambatan perdagangan,” ucap dia.
Pada sektor ketahanan pangan, Prabowo menytakan kedua negara sepakat meningkatkan kerja sama di terkait teknologi pertanian, logistik, pengolahan pangan hingga ketahanan rantai pasok.
Di bidang energi, kedua negara bakal menyelenggarakan Indonesia-Tailan Energy Forum untuk penguatan ketahanan energi dan akselerasi transisi menuju energi berkelanjutan.
“Di tengah transformasi ekonomi global, Indonesia dan Tailan juga berkomitmen memperkuat kerja sama di bidang ekonomi digital, termasuk pemanfaatan local currency transaction untuk efisiensi dalam perdagangan dan investasi,” ungkap Prabowo.
Prabowo juga menyatakan Indonesia dan Tailan bakal saling mendukung pembangunan rantai nilai industri halal regional dan global.
Pada bidang penerbangan, Prabowo menyambut pembukaan rute penerbangan langsung Jakarta-Bangkok serta Denpasar-Phuket. “Kami juga menyambut baik komitmen kerja sama dan investasi dari sektor swasta, yaitu MOU antara Tourism Authority of Thailand dan TransNusa di bidang pariwisata dan konektivitas. MOU antara Bio-Accel dan ProConsilium terkait proyek pengolahan sampah organik,” tutur Prabowo.
(azr/frg)


























