Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Siapkan KEK untuk Tarik Investasi Hong Kong


Inaugurasi HKCHAM di Jakarta, Kamis (17/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Inaugurasi HKCHAM di Jakarta, Kamis (17/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan kawasan industri sebagai salah satu pintu masuk investasi Hong Kong ke Indonesia.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ali Murtopo Simbolon mengatakan pemerintah tengah menyiapkan kolaborasi khusus dengan Hong Kong untuk memperluas investasi.

"Kita ingin memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan investasi Hong Kong di Indonesia. Tahun lalu, investasi Hong Kong di Indonesia sudah mencapai US$10,6 miliar dan kami berharap tahun ini dapat meningkat kembali," ujar Ali dalam inaugurasi Hong Kong Chamber of Commerce Indonesia (HKCHAM) di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Ali mengatakan pemerintah melihat KEK sebagai salah satu instrumen untuk menawarkan peluang investasi kepada investor Hong Kong.

"Kita punya 25 Special Economic Zone di Indonesia. Di industri, juga di kesehatan, di pariwisata, dan juga di ekonomi kreatif," katanya.

Dia mengatakan pemerintah bersama sektor swasta terus mempersiapkan kawasan industri dan KEK untuk mendukung masuknya investasi baru.

"Kita akan dorong investasi di kawasan-kawasan industri. Kemudian juga di special economic zone. Ini adalah persiapan-persiapan yang sudah kami lakukan dari pemerintah bersama sektor swasta," tutur Ali.

Ali juga menyebut Danantara tengah mengembangkan kawasan industri, dari tujuh kawasan hingga berpotensi mencapai 20 kawasan industri.

"Danantara mengembangkan kawasannya dari tujuh kawasan industri. Dan nanti bisa mencapai 20 kawasan industri," ujarnya.

Menurut Ali, penguatan kawasan industri dan KEK berkaitan dengan target investasi nasional yang lebih tinggi pada tahun berikutnya.

"Kalau target tahun ini Rp1.900 sampai Rp2.000 triliun, kita tahun depan punya tugas Rp2.300 triliun. Ke mana itu kita undang? Nah, makanya kita sama-sama akan dorong di kawasan-kawasan industri, kemudian juga di special economic zone," katanya.

Ali mengatakan pemerintah juga membuka ruang untuk mempelajari pengembangan KEK di negara lain guna memperkuat model investasi di Indonesia.

"Kita segera belajar ke sana. Supaya kita juga sama-sama mengembangkan satu model investasi di special economic zone," tuturnya.

Sementara itu, Chairman HKCHAM Indonesia Suwito mengatakan organisasi yang baru berdiri tersebut akan berupaya menerjemahkan hubungan bisnis Hong Kong-Indonesia menjadi peluang dan kemitraan konkret.

"Kami ingin perusahaan Hong Kong melihat Indonesia dan mengetahui bahwa mereka memiliki partner yang terpercaya di sini," ujar Suwito.