Logo Bloomberg Technoz

Wujudkan Usaha Tangguh, hibank Bekali 30 UMKM Bandung Modal Usaha


(Dok. Hibank)
(Dok. Hibank)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mempertegas komitmennya sebagai Orkestrator UMKM, PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”) berkolaborasi dengan yayasan Mien R. Uno Foundation (MRUF) mengadakan Corporate Social Responsibility (CSR) terintegrasi bertemakan "Kantong Aman: Pahami dan Lindungi Keuangan UMKM". Bertempat di Conclave Bandung, program ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM aktif di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya yang memiliki toko fisik, dengan fokus utama pada peningkatan literasi keuangan, keamanan digital, serta penguatan kapasitas usaha berkelanjutan.

Inisiatif ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan riil yang dihadapi sektor UMKM di Jawa Barat. Kendati adopsi layanan digital terus meningkat pesat, fenomena tingginya angka pinjaman online tidak produktif dan kerentanan keamanan siber menunjukkan masih adanya kesenjangan antara pemanfaatan teknologi dengan literasi keuangan mendasar. hibank memandang bahwa akselerasi digitalisasi pasar harus diimbangi dengan proteksi dan literasi finansial yang tepat agar para pelaku usaha tidak sekadar menjadi konsumen digital, melainkan mampu mengelola arus kas dan menjaga kelangsungan bisnis secara adaptif.

Menegaskan arah strategis dari pelaksanaan program ini, Direktur Finance PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”), Ricky Budiono, menyampaikan bahwa kegiatan CSR hibank difokuskan untuk menciptakan kemandirian ekonomi yang terukur dan berdampak nyata bagi ekosistem UMKM lokal.
"Bagi hibank, tanggung jawab sosial perusahaan bukan sekadar pemberian bantuan sosial sesaat, melainkan investasi berkelanjutan dalam membangun resiliensi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Di Kota Bandung yang terkenal dengan kreativitas dan aktivitas wirausahanya yang dinamis, kami ingin memastikan pengusaha UMKM memiliki fondasi manajemen keuangan yang kuat serta pemahaman risiko digital yang memadai. Melalui program 'Kantong Aman', kami mendampingi mereka dari hulu ke hilir—mulai dari pencatatan keuangan yang rapi, perlindungan data usaha, hingga adaptasi ekosistem keuangan modern melalui platform digital kami," ujar Ricky Budiono.

(Dok. Hibank)

Pelatihan intensif satu hari (one-day training) ini menghadirkan kurikulum yang dirancang aplikatif dan interaktif. Para peserta dibekali pembelajaran, Manajemen Literasi Keuangan Usaha dan Fundamental Keamanan Digital. Selain modul edukatif, kegiatan ini diperkaya dengan sesi fun workshop ramah lingkungan, yaitu pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar limbah minyak jelantah, yang bertujuan menginspirasi peserta tentang diversifikasi produk dan konsep usaha sirkular berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, para pengusaha UMKM juga diperkenalkan secara langsung dengan aplikasi mobile banking hi by hibank. Aplikasi ini hadir sebagai solusi terpadu (one-stop digital solution) yang memudahkan pelaku usaha dalam melakukan perencanaan modal, pencatatan transaksi kas harian, penerimaan pembayaran digital melalui QRIS, hingga akses pembiayaan yang sehat dan terpercaya langsung dari genggaman.