Logo Bloomberg Technoz

"Bentuknya, nanti kalau saya kasih tahu bocor. Tapi nanti kayaknya nggak beda dengan yang pernah kita diskusikan sebelumnya," tutur Purbaya. 

Diketahui, pemerintah berencana memberikan insentif kepada 200 ribu kendaraan listrik, masing-masing 100 ribu unit untuk motor dan mobil. Program ini awalnya ditargetkan mulai berjalan Juni 2026 namun akhirnya ditunda.

Khusus motor listrik, subsidi yang rencananya akan diberikan adalah sebesar Rp5 juta per unit. Sementara untuk mobil listrik masih dalam pembahasan.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan bahwa insentif kendaraan listrik nantinya hanya akan dinikmati oleh motor dan mobil nasional.

“Insentif yang akan kita berikan itu basisnya adalah satu mobil-mobil yang dikategorikan mobil nasional juga motor-motor yang dikategorikan motor nasional ada program Molinas,” kata Agus, ditemui usai pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Kamis (30/7/2026).

Agus bilang, Kementerian perindustrian akan mengikuti arahan Kementerian Perekonomian mengenai aturan-aturan yang terkait dengan mobil listrik nasional ini.

Sayangnya, Agus masih enggan membeberkan bentuk insentif yang akan diberikan oleh pemerintah terkait dengan mobil dan motor listrik ini.

“Nanti tanyakan saja ke Pak Menko Ekonomi kita kan kementerian teknisnya mempersiapkan policy apa yang disiapkan oleh Menko Ekonomi itu. Nanti teknisnya kita siapkan,” kata Agus.

Agus juga enggan membocorkan mengenai kapan insentif tersebut akan dikucurkan oleh pemerintah dan definisi mengenai motor dan mobil nasional yang dimaksud.

(mfd/ell)

No more pages